Lahan Huntap Aceh Tamiang Terpenuhi 100 Persen, Satgas PRR Kejar Penyelesaian Fasilitas Pendukung
digtara.com -Penyediaan lahan huntap Aceh Tamiang telah terpenuhi 100 persen. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera kini mendorong percepatan pembangunan fasilitas umum dan utilitas pendukung agar hunian tetap yang telah selesai dibangun dapat segera ditempati masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga:
Sebanyak 25 lokasi dengan total luas 129,8 hektare telah tersedia untuk pembangunan kawasan hunian yang diproyeksikan menampung sekitar 4.159 kepala keluarga.
Terpenuhinya lahan menjadi salah satu kemajuan penting dalam proses pemulihan sektor perumahan. Dengan persoalan lahan yang tidak lagi menjadi hambatan, pemerintah dapat memusatkan perhatian pada penyelesaian rumah serta infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat.
Huntap Buddha Tzu Chi Belum Bisa Dihuni
Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian Satgas PRR berada di kawasan Huntap Buddha Tzu Chi.Dari total 490 unit yang direncanakan, sebanyak 108 unit telah selesai dibangun dan diserahterimakan. Namun, hunian tersebut belum dapat ditempati karena fasilitas umum yang menjadi dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang masih dalam proses pembangunan.
Baca Juga:Berbeda dengan proyek tersebut, pembangunan 250 unit huntap oleh Polri telah rampung 100 persen.
Wakil Kepala Posko Nasional Satgas PRR Marsma TNI Ridha Hermawan yang memimpin Tim Monev Khusus di Aceh Tamiang mengatakan ketersediaan lahan tidak lagi menjadi kendala dalam pembangunan huntap.
Namun, pemanfaatan hunian yang telah selesai masih terkendala oleh belum rampungnya fasilitas umum.
"Ketersediaan lahan Huntap telah terpenuhi sehingga tidak lagi menjadi kendala dalam pembangunan. Namun, pemanfaatan Huntap Buddha Tzu Chi belum optimal karena fasilitas umum belum selesai dibangun," kata Ridha.
Fasilitas Umum Huntap Dikebut
Satgas PRR menilai pembangunan rumah harus berjalan beriringan dengan penyediaan fasilitas umum, fasilitas sosial, dan utilitas dasar.Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama instansi terkait didorong mempercepat penyelesaian pekerjaan pendukung di kawasan Huntap Buddha Tzu Chi.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama instansi terkait agar mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas umum dan utilitas pendukung pada kawasan Huntap Buddha Tzu Chi sehingga unit yang telah selesai dibangun dapat segera ditempati," ujar Ridha.
Perbaikan Kantor Desa Juga Jadi Perhatian
Selain pembangunan huntap Aceh Tamiang, Satgas PRR turut memperhatikan pemulihan fasilitas pemerintahan yang terdampak bencana.Sejumlah kantor pemerintahan desa atau Datok Penghulu mengalami kerusakan berat akibat bencana.
Baca Juga:Pemerintah daerah didorong mengoptimalkan pemanfaatan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) untuk mempercepat perbaikan fasilitas tersebut.
Perbaikan kantor desa diperlukan agar pelayanan pemerintahan dan kebutuhan administrasi masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.
Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan
Hasil monitoring dan evaluasi Satgas PRR menunjukkan proses pemulihan di Aceh Tamiang terus mengalami kemajuan.Selain kebutuhan lahan huntap yang telah terpenuhi 100 persen, sejumlah unit hunian telah selesai dibangun. Pemulihan juga terlihat dari mulai pulihnya lahan pertanian yang terdampak bencana.
Satgas PRR akan terus mengawal berbagai pekerjaan yang masih menjadi kendala di lapangan. Upaya tersebut dilakukan agar proses pemulihan tidak berhenti pada capaian pembangunan fisik semata.
44.121 Huntap Dibangun untuk Penyintas Bencana Sumatera, Aceh Dapat Porsi Terbesar
415 Jembatan Rampung Dibangun, Satgas PRR Apresiasi Kerja Satgas Jembatan TNI AD
94 Persen Jalan Daerah di Aceh Kembali Fungsional, Satgas PRR Percepat Pemulihan Pascabencana
401 Huntap di Aceh Rampung, Satgas PRR Percepat Pembangunan 1.832 Hunian Tetap Pascabencana
Satgas PRR Dorong Realisasi Tambahan TKD Aceh Rp1,65 Triliun, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana