Sabtu, 12 September 2026

Tragis! Bocah Lima Tahun Dilindas Mobil Tangki, Meninggal Saat Dibawa ke Rumah Sakit

Imanuel Lodja - Sabtu, 12 September 2026 06:34 WIB
Tragis! Bocah Lima Tahun Dilindas Mobil Tangki, Meninggal Saat Dibawa ke Rumah Sakit
ist
Bocah Lima Tahun Dilindas Mobil Tangki, Meninggal Saat Dibawa ke Rumah Sakit

digtara.com -OKE, bocah perempuan berusia lima tahun meninggal dunia pasca mengalami kecelakaan lalu lintas di pemukiman warga di depan toko bangunan Angkasa Raya, Jalan Paradiso, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Baca Juga:

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi pada Jumat (11/9/2026) petang. Korban sempat dibawa ke RSUD SK Lerik Kota Kupang.

Korban ditabrak mobil tangki Mitsubishi Hino nomor polisi 2428-XXII yang dikemudikan AB alias Alfon (30) saat truk tangki melakukan manuver berbelok.

Kecelakaan lalu lintas ini ditangani polisi melalui laporan polisi nomor LP/A/394/IX/2026/SPKT.Satlantas/Polresta Kupang Kota/Polfa Nusa Tenggara Timur, tanggal 11 September 2026.

Kendaraan tersebut sebelumnya berada dalam posisi parkir di sebelah kanan jalan.

Pengemudi kemudian hendak memutar kendaraan dan mengambil haluan untuk berbelok ke arah kiri.

Baca Juga:

Saat melakukan manuver tersebut, pengemudi diduga tidak memperhatikan secara optimal situasi di arah depan kendaraan.

Pada saat bersamaan, terdapat sejumlah anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian.

Ketika kendaraan bergerak dan melakukan manuver, anak-anak di sekitar lokasi kemudian berteriak.

Pengemudi selanjutnya menghentikan kendaraannya dan memeriksa kondisi di sekitar truk. Saat itu diketahui seorang anak telah berada di bawah kendaraan dan mengalami kecelakaan.

Pengemudi kemudian mengangkat korban dan membawanya menggunakan kendaraan tersebut menuju RSUD S.K. Lerik Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD S.K. Lerik Kupang.

Korban OKE merupakan warga RT 007/RW 003, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Korban mengalami patah pada bagian leher, kulit terkelupas pada bagian dada depan hingga bahu kanan, serta luka lecet pada wajah dan tangan kanan.

Kepada petugas, pengemudi Alfon Bria mengaku bahwa sebelum kejadian kendaraan yang dikemudikannya sedang berada dalam posisi parkir di sebelah kanan jalan di kawasan pemukiman warga.

"Saat hendak memutar kendaraan ke arah kiri, pengemudi mengaku tiba-tiba mendengar teriakan anak-anak yang berada di sekitar lokasi," ujar Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Nelson F. Quintas melalui Kasat Lantas, Kompol R. Ade Triken Deayomi pada Jumat malam.

Baca Juga:

Setelah menghentikan kendaraan dan melakukan pemeriksaan, pengemudi mengetahui adanya seorang anak yang mengalami kecelakaan di bawah kendaraan.

Satuan Lalu Lintas Polresta Kupang Kota melalui Unit Gakkum Subnit Laka telah melakukan sejumlah tindakan terkait kecelakaan tersebut.

"Kecelakaan tersebut diklasifikasikan sebagai kecelakaan lalu lintas berat yang melibatkan kendaraan bermotor dan pejalan kaki, dengan korban satu orang meninggal dunia," tambah Kasat.

Petugas juga mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

"Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi truk tangki Mitsubishi Hino saat melakukan manuver berbelok," tandasnya.

Pengemudi diduga tidak memperhatikan situasi di arah depan kendaraan sebelum dan ketika melakukan manuver sehingga kendaraan kemudian melindas seorang anak yang berada di sekitar lokasi.

Meski demikian, proses penanganan perkara masih dilakukan oleh penyidik Unit Gakkum Satlantas Polresta Kupang Kota untuk mengetahui secara lebih lengkap rangkaian kejadian serta memastikan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya kehati-hatian pengemudi ketika melakukan manuver kendaraan, khususnya di kawasan pemukiman yang terdapat aktivitas warga dan anak-anak.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru