Cuaca Ekstrim Hingga Suhu 7 Derajat Diduga Picu Kematian Mendadak Puluhan Sapi Milik Warga TTS
Baca Juga:
- Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai
- Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi
- Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka
Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memberikan bantuan stimulan bagi warga yang terkena musibah ini.
"Kami juga menghimbau seluruh masyarakat yang memiliki ternak di daerah dataran tinggi untuk segera mengamankan ternaknya ke tempat yang terlindung dari angin dan hujan, serta memberikan pakan tambahan agar ternak lebih tahan terhadap suhu dingin," ujarnya.
Kondisi cuaca dingin dan berkabut ini masih berpotensi terjadi beberapa hari ke depan khususnya di wilayah Mollo Utara, Fatumnasi dan daerah dataran tinggi lainnya.
Oleh karena itu, pihaknya menghimbau seluruh warga peternak untuk lebih waspada dan tidak membiarkan ternaknya berada di tempat terbuka pada malam hari hingga pagi hari saat suhu berada di titik terendah.
Baca Juga:"Kami akan terus memantau perkembangan kondisi ini setiap saat," tandasnya.
Pihaknya berencana dalam waktu dekat paling lambat Senin, 3 Agustus 2026 pekan depan, tim akan melakukan pelayanan massal berupa vaksin vitamin kepada ternak sapi yang masih hidup.
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai
Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi
Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka
Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia
Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya