Gunung Api Lewotobi Masih Erupsi, PPGA Imbau Warga Patuhi Rekomendasi Jarak Aman
Baca Juga:
Letusan yang terjadi terus-menerus maka PPGA mengeluarkan imbauan agar warga tetap mematuhi rekomendasi jarak aman untuk tidak beraktivitas dalam radius enam kilometer.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuhi rekomendasi dengan tidak beraktivitas dalam Radius 6 km. Mengingat erupsi menerus masih terjadi dari pagi hingga saat ini," kata Ketua PPGA Herman Yosef melalui pesan tertulisnya pada Selasa (22/4/2025) malam.
Disebutkan kalau erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih terus terjadi hingga saat ini.
Warga diminta untuk mematuhi jarak aman untuk beraktivitas sejauh enam kilometer sesuai rekomendasi yang dikeluarkan PPGA.
Dalam laporan tertulis PPGA Lewotobi laki-laki, tujuh kali erupsi tersebut terjadi pada pukul 01.49 dinihari, 05.13 dinihari , 09.43, 10.00, 10.14, 15.12, 15.54 wita.
Semburan abu vulkanik antara 1000 meter hingga 1.500. meter.
Pada letusan yang terjadi pukul 15.54 wita, semburan abu vulkanik berada pada ketinggian 1.300 meter diatas puncak.
Pada letusan tersebut, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
"Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 22 April 2025 pukul 15:54 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.300 m di atas puncak (± 2.884 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut," kata petugas PPGA Stanislaus Arakian dalam laporan tertulis pada pukul 16.00 wita.
Sepanjang terjadi letusan, tremor letusan secara terus menerus terjadi disertai gemuruh lemah dan terlihat guguran ke arah selatan sejauh 500 meter.
Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, NTT memiliki tinggi 1.584 meter diatas permukaan laut.
Gunung tersebut saat ini berstatus siaga atau level III.
Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal
Ratusan Senjata Diamankan Pasca Konflik Warga Adonara, Polisi Masih Tetap Siaga
Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor
Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi
Warga Dusun Bele-Flores Timur Kembali Serahkan Senpira, Sajam dan Amunisi