Kerusakan Mapolres Sumba Barat Mulai Diperbaiki, Polisi Tindak Tegas Pelaku Tindak Kriminal
Baca Juga:
Sebelumnya, keluarga korban penembakan yang diketahui merupakan pelaku tindak kejahatan sempat melakukan aksi di lingkungan Polres Sumba Barat.
Pasca kejadian tersebut, personel Polres Sumba Barat bersama personel Polres Sumba Barat Daya dan personel Brimob Batalyon C Pelopor tetap siaga di sejumlah titik guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan serta memastikan situasi tetap terkendali.
Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di sekitar lingkungan Mapolres Sumba Barat.
Kehadiran personel gabungan di lapangan merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun pihak keluarga.
Baca Juga:Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali bersama jajaran terus mengarahkan personel untuk tetap mengedepankan sikap profesional, humanis, dan terukur dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hingga pukul 00.30 WITA, situasi di lingkungan Polres Sumba Barat terpantau aman dan kondusif.
Personel gabungan masih disiagakan dan terus melakukan pengamanan serta pemantauan situasi secara berkala.
Pada Selasa (15/9/2026) pagi sekitar pukul 09.40 WITA, petugas mendatangi kediaman JT di Kampung Wai Makapal, Desa Bali Ledo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat
Namun saat hendak ditangkap, JT yang merupakan pelaku pencurian ternak merespons agresif dengan mengayunkan parang ke arah petugas.
Untuk melumpuhkan JT, petugas mengarahkan tembakan ke arah kaki. Namun, di saat bersamaan JT terjatuh sehingga peluru mengenai bahu kanan.
Petugas langsung membawa JT ke Rumah Sakit Kristen Lende Moripa Waikabubak sekitat pukul 10.00 WITA untuk mendapatkan penanganan medis darurat, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis pada pukul 10.20 WITA.
Tim Gabungan Polres Sumba Barat berhasil membongkar sindikat tindak pidana pencurian ternak dengan kekerasan (curas) serta pencurian dengan pemberatan (curat) yang selama ini meresahkan warga Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah.
Dalam operasi penangkapan, tiga orang tersangka berhasil diringkus, sementara satu pelaku lainnya tewas tertembak usai berusaha menyerang petugas menggunakan parang.
Baca Juga:
Sempat Dibawa ke Mako Polres Sumba Barat, Jenazah Residivis Korban Penembakan Dibawa Pulang Keluarga
Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak
Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat
Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit
Pangdam IX/Udayana Silaturahmi Dengan Kapolda NTT dan Jajaran