Sabtu, 10 Oktober 2026

Lima Hari Hilang dari Rumah Pasca Ikut Upacara HUT RI, Lansia di TTS Ditemukan Meninggal di Dalam Jurang Curam

Imanuel Lodja - Senin, 24 Agustus 2026 14:00 WIB
Lima Hari Hilang dari Rumah Pasca Ikut Upacara HUT RI, Lansia di TTS Ditemukan Meninggal di Dalam Jurang Curam
net
Ilustrasi.

digtara.com -Tera Toh (78) ditemukan meninggal dunia di dalam jurang curam di Panaf, Desa Hoineno, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Minggu (23/8/2026).

Baca Juga:

Korban yang juga warga Dusun 3, Desa Hoineno, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten TTS sebelumnya pergi dari rumah sejak Selasa (18/8/2026).

Sebelumnya korban pergi dari rumah hendak mengikuti upacara peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2026

Sekitar pukul 07.00 Wita, korban keluar dari rumah menuju ke Oenopu untuk mengikuti kegiatan upacara 17 Agustus 2026 dengan menumpang mobil travel.

Hingga malam hari, korban tidak pulang ke rumah. Hal ini jadi kebiasan korban yang bisa sampai satu minggu tidak pulang ke rumah.

Hingga hampir satu pekan korban tanpa kabar maka keluarga kemudian melaporkan ke Polsek Amanatun Selatan.

Baca Juga:
Pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, korban ditemukan meninggal dunia di jurang curam Panaf, Desa Hoineno, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten TTS.

Anak dari korban, Ito Toh (26) sempat memberitahukan kepada kerabat lain kalau korban belum pulang selama beberapa hari.

Dominggus Imanuel Tahun (44), salag satu warga yang mendapat kabar pada Sabtu (22/8/2026) kalau korban belum pulang selama berhari-hari kemudian bersama keluarga mencari korban dengan melewati jalan pintas dari rumah korban menuju Desa Hoineno dengan cara berpencar.

Setibanya di hutan Bibneun, Dominggus melihat kain sarung tenun dan tempat sirih pinang (saku) yang dicurigai milik korban.

Dominggus memanggil keluarga yang lain untuk datang karena menemukan beberapa barang milik korban.

Kerabat lain mulai berdatangan untuk mencari korban. Dominggus sendiri menelusuri belukar dan melihat korban tersangkut di batang pohon lamtoro yang jaraknya kurang lebih 20 meter dari tempat ia berdiri.

Karena kondisi jurang yang dalam dan terjal untuk mendekati korban maka Dominggus dan keluarga sepakat kembali ke rumah dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan di Polsek Amanatun Selatan.

Anak dari korban, Odi Toh (40) mengaku kalau upaya pencarian korban dilakukan hingga Sabtu (22/8/2026) petang.

Odi mencari korban dari sekolah SD Negeri Bimeta menuju Oepaha namin tidak menemukan korban sehingga ia kembali ke rumah.

Hingga pada Minggu (23/8/2026), ia meminta bantuan tetangga sekitar untuk mencari keberadaan korban hingga ia mendapat kabar kalau korban ditemukan meninggal dunia dalam hutan Panaf di Desa Hoineno.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Konsumsi Miras Berlebihan, Warga di Kabupaten TTS Tewas Dianiaya Rekannya dengan Parang

Konsumsi Miras Berlebihan, Warga di Kabupaten TTS Tewas Dianiaya Rekannya dengan Parang

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan di Kabupaten TTS Dapat Bantuan Air Bersih dari Polres TTS

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan di Kabupaten TTS Dapat Bantuan Air Bersih dari Polres TTS

Pelaku Judi di Pasar Harian Fatumnasi-Kabupaten TTS Diamankan Polisi

Pelaku Judi di Pasar Harian Fatumnasi-Kabupaten TTS Diamankan Polisi

Pembukaan Jalan Dusun di Kabupaten TTS Terhambat Masalah Lahan, Polisi Turun Tangan

Pembukaan Jalan Dusun di Kabupaten TTS Terhambat Masalah Lahan, Polisi Turun Tangan

Batal Karnaval, Komunitas Pemuda di Kabupaten TTS Sumbang Dana Karnaval Untuk Korban Gempa Flores

Batal Karnaval, Komunitas Pemuda di Kabupaten TTS Sumbang Dana Karnaval Untuk Korban Gempa Flores

Tragis! Petani di Kabupaten TTS Tewas Dihajar Istri Dengan Besi

Tragis! Petani di Kabupaten TTS Tewas Dihajar Istri Dengan Besi

Komentar
Berita Terbaru