Wamenaker Afriansyah Noor Minta Mahasiswa Tak Hanya Kejar IPK, tetapi Bangun Kompetensi
digtara.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta mahasiswa tidak hanya berorientasi pada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah. Mahasiswa juga perlu membangun kompetensi, memperkaya pengalaman, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja.
Baca Juga:
"Kepada mahasiswa Untidar, saya berpesan jangan hanya mengejar IPK dan ijazah, tetapi kejarlah kompetensi dan pengalaman. Jangan pula sekadar mencari pekerjaan, tetapi bangunlah kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja," kata Afriansyah.
Menurutnya, kesiapan memasuki dunia kerja tidak cukup hanya mengandalkan pencapaian akademik. Mahasiswa perlu memiliki keterampilan yang relevan, pengalaman praktis, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan industri.
Kemnaker Dorong Konektivitas Pendidikan dan Dunia Kerja
Afriansyah menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon tenaga kerja. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh akses yang lebih luas terhadap informasi pekerjaan dan kesempatan pengembangan keterampilan."Pemerintah tak lagi sekadar menerapkan konsep link and match, tetapi mengembangkannya menjadi Connect to Grow yang menghubungkan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga pasar kerja secara terintegrasi," ujarnya.
Baca Juga:Pendekatan Connect to Grow tersebut menekankan pentingnya kesinambungan antara proses pendidikan, peningkatan kompetensi, sertifikasi, dan kebutuhan pasar kerja.
Melalui kegiatan seperti bursa kerja dan program kunjungan dinas ketenagakerjaan ke kampus, mahasiswa diharapkan dapat mengenali peluang karier sekaligus memahami kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Wamenaker Sebut Magang sebagai Investasi Masa Depan
Selain membangun kompetensi, Afriansyah mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang sebagai sarana memperoleh pengalaman kerja secara langsung.Menurutnya, magang bukan jalan buntu dalam perjalanan karier, melainkan salah satu pintu masuk menuju dunia kerja. Pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa menerapkan teori yang dipelajari di kampus sekaligus mengembangkan keterampilan profesional.
"Di kampus saudara belajar teori, namun di tempat magang saudara belajar menerapkannya menjadi hasil nyata, sekaligus melatih disiplin dan kerja sama tim," tuturnya.
Wamenaker Tekankan Kompetensi Teknisi Ponsel Hadapi Perkembangan Teknologi
Masalah Asmara Mahasiswa di Kupang Berujung ke Laporan Polisi
Tiga Mahasiswa di Kupang Dibekuk Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan
Kabur ke Kabupaten Tetangga, Mahasiswa Pelaku Pencuriaan Dengan Pemberatan di Malaka Diamankan di Kabupaten TTU
Kemnaker Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas