Minggu, 04 Oktober 2026

Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah

Imanuel Lodja - Selasa, 18 Agustus 2026 13:00 WIB
Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah
ist
Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah
Di tengah keterisolasian itu, masyarakat bergerak secara swadaya dengan mendirikan posko-posko darurat di sekitar kampung masing-masing.

Baca Juga:

Kebutuhan mendesak bukan hanya evakuasi dan penanganan korban, tetapi juga obat-obatan, sembako, tenda dan tempat tidur darurat.

Dua korban disebut dirujuk menggunakan kapal cepat milik Satuan Polisi Air Polres Sikka dari Maumere.

Kerusakan menjalar ke Daratan Sikka karena dampak gempa tidak berhenti di Palue. Pendataan aparat pada Minggu, 16 Agustus 2026, menunjukkan kerusakan juga ditemukan di sejumlah wilayah daratan Kabupaten Sikka.

Di Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda, sedikitnya 12 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.

Satu rumah berstatus rusak ringan, sementara 11 rumah lainnya rusak berat. Kerusakan dominan berupa tembok rumah yang ambruk, bahkan terdapat satu rumah dengan kerusakan pada tembok dinding sekaligus pagar. Dalam laporan tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Baca Juga:
Di Desa Waturia, Kecamatan Magepanda, tiga warga dilaporkan mengalami kerusakan pada rumah mereka.

Dua rumah mengalami ambruknya bagian tembok, sedangkan satu rumah mengalami retakan pada ruang tamu dan ruang tengah.

Sementara di Kecamatan Alok dan Alok Barat, kerusakan tercatat di beberapa kelurahan. Di Kelurahan Kota Uneng, sebuah kios dan rumah milik Fransiskus Noven dilaporkan mengalami retak, sementara rumah Maria Fensi terdampak akibat pagar tembok yang ambruk.

Di Kelurahan Wolomarang, dinding rumah dan kamar milik Adel Gonda Nona roboh, sedangkan usaha batu merah milik Feryanus Ivon Je juga mengalami kerusakan.

Di Kelurahan Wailiti, lima titik terdampak dilaporkan mengalami kerusakan. Dinding rumah retak hingga roboh, dinding kamar mandi roboh, serta terdapat tiang rumah yang mengalami keretakan.

Di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, pendataan menemukan lima warga terdampak.

Dua diantaranya mengalami kerusakan rumah berupa tembok roboh, satu rumah mengalami retak, sementara dua warga lainnya mengalami cedera, termasuk seorang warga yang dilaporkan mengalami patah kaki.

Di Desa Gong Bekor, tiga warga juga dilaporkan mengalami kerusakan pada bangunan rumah. Satu rumah mengalami tembok roboh, sementara dua lainnya mengalami kerusakan pada kamar mandi.

Jika seluruh titik pendataan dalam dua laporan tersebut dihimpun, tercatat sedikitnya 134 unit rumah/bangunan milik warga atau fasilitas usaha yang terdampak, diluar tiga fasilitas umum yang rusak berat di Desa Tuanggeo.

Angka ini merupakan akumulasi data yang dilaporkan oleh masing-masing petugas dan masih bersifat pendataan lapangan, sehingga belum dapat dianggap sebagai angka final keseluruhan Kabupaten Sikka.

Baca Juga:
Ancaman gempa susulan juga mendorong sebagian warga meninggalkan rumah yang dinilai tidak aman.

Di Wairbor, RT 020/RW 003, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, aparat bersama lurah dan staf memantau lokasi pengungsian warga.

Di lokasi tersebut tercatat lima kepala keluarga dengan total 15 jiwa, terdiri dari dua balita, dua anak-anak, satu lansia dan 10 orang dewasa.

Situasi tersebut menggambarkan bahwa persoalan pascagempa bukan sekadar menghitung jumlah tembok yang roboh.

Ketika rumah kehilangan kelayakan untuk dihuni, warga membutuhkan tempat berlindung, makanan, air, obat-obatan, perlengkapan tidur dan jaminan keselamatan.

Aparat kepolisian pun terus mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki bangunan yang retak atau rusak, tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta tidak menyebarkan kabar bohong melalui media sosial.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Kapolres TTS Beri Peringatan Keras Bagi Anggota Polri dan ASN Polres TTS Tidak Menjadi Calo Penerimaan Anggota Polri

Kapolres TTS Beri Peringatan Keras Bagi Anggota Polri dan ASN Polres TTS Tidak Menjadi Calo Penerimaan Anggota Polri

Anggota Polres Sabu Sempat DPO Kembali Bertugas Di Polres Sabu Raijua

Anggota Polres Sabu Sempat DPO Kembali Bertugas Di Polres Sabu Raijua

Divonis Bebas Dalam Kasus Pidana, Anggota Polri Gugat Polda NTT Rp 750 Juta Namun Gugatan Ditolak PN Kupang

Divonis Bebas Dalam Kasus Pidana, Anggota Polri Gugat Polda NTT Rp 750 Juta Namun Gugatan Ditolak PN Kupang

Komentar
Berita Terbaru