Selasa, 11 Agustus 2026

Kapolres Kupang Terima Berbagai Masukan dari Aktivis Perempuan dan Anak

Imanuel Lodja - Selasa, 11 Agustus 2026 15:50 WIB
Kapolres Kupang Terima Berbagai Masukan dari Aktivis Perempuan dan Anak
ist
Kapolres dan Wakapolres Kupang saat berdialog dengan para aktivis perempuan dan anak, Selasa (11/8/2026)

digtara.com - Kapolres Kupang, AKBP Aditya Octorio Putra didampingi Wakapolres Kupang Kompol Jefrits L.D. Fanggidae membuka ruang dialog dengan berbagai kalangan.

Baca Juga:

Selasa (11/8/2026), Kapolres Kupang menerima audiensi sejumlah lembaga, aliansi, pemerhati serta aktivis perempuan dan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Audiensi berlangsung di Taman Eko Wisata Tantya Sudirajati di belakang Mako Polres Kupang.

Sejumlah lembaga pemerhati perempuan dan anak hadir diantaranya JPIC Divina Providentia Kupang, Rumah Harapan GMIT Kupang, PPA MDC Tuapukan, IMoF NTT serta KPD Desa Pukdale.

Pertemuan tersebut menjadi ruang terbuka bagi para aktivis untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi perempuan dan anak dalam memperoleh perlindungan serta akses terhadap keadilan.

Berbagai keluhan disampaikan, mulai dari meningkatnya kasus yang melibatkan perempuan dan anak, mekanisme pelaporan yang dinilai masih belum sepenuhnya berpihak kepada korban, hingga persoalan penanganan perkara yang dinilai masih membutuhkan pembenahan.

Baca Juga:
Para aktivis juga menyoroti persoalan pekerja migran Indonesia (PMI), mengingat Kabupaten Kupang merupakan salah satu daerah yang banyak menyumbang pekerja migran asal NTT.

Selain itu, lambannya proses penyidikan dalam sejumlah kasus turut menjadi perhatian.

Keterbatasan personel yang mengawaki Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan Perempuan dan Anak dan Perdagangan Orang (PPO) juga dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Padahal, unit tersebut menjadi salah satu ujung tombak pelayanan hukum bagi perempuan dan anak yang berhadapan dengan persoalan hukum, sehingga membutuhkan personel yang memiliki perspektif dan sensitivitas gender.

Kapolres Kupang AKBP Aditya Octorio Putra menyampaikan terima kasih atas keterbukaan para aktivis dalam menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temukan di lapangan.

Menurut Kapolres, masukan tersebut sangat penting dan dapat menjadi bahan evaluasi, terlebih dirinya masih berada pada awal masa kepemimpinannya di Polres Kupang.

Kapolres juga menegaskan bahwa dirinya maupun Polres Kupang tidak anti terhadap kritik.

Baginya, kritik dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lantik Kapolsek Kupang Tengah, Kapolres Kupang Titip Sejumlah Pesan ke Ipda Theorangga Enoch Aprathama Rohi

Lantik Kapolsek Kupang Tengah, Kapolres Kupang Titip Sejumlah Pesan ke Ipda Theorangga Enoch Aprathama Rohi

Pimpin Apel Perdana, Kapolres Kupang Beri Sejumlah Pesan dan Arah Kebijakan

Pimpin Apel Perdana, Kapolres Kupang Beri Sejumlah Pesan dan Arah Kebijakan

Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO

Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO

Kapolres Kupang Resmikan Sejumlah Fasilitas Saat HUT Bhayangkara Ke-80

Kapolres Kupang Resmikan Sejumlah Fasilitas Saat HUT Bhayangkara Ke-80

Mantan Kapolres Kupang Jadi Direktur Reskrimsus Polda NTT

Mantan Kapolres Kupang Jadi Direktur Reskrimsus Polda NTT

Meninggal di Rumahnya, Polres Kupang Olah TKP Penemuan Dokter Icha Meninggal di Baumata Barat

Meninggal di Rumahnya, Polres Kupang Olah TKP Penemuan Dokter Icha Meninggal di Baumata Barat

Komentar
Berita Terbaru