Senin, 27 Juli 2026

Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara Temui Tokoh Adat

Imanuel Lodja - Senin, 27 Juli 2026 15:40 WIB
Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara Temui Tokoh Adat
ist
Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara Temui Tokoh Adat
Lukas Orong juga mengungkapkan bahwa pada Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WITA digelar pertemuan para tokoh adat Desa Narasaosina dan Desa Saosina di Rumah Adat Suku Geko, Desa Saosina.

Baca Juga:

Dalam forum tersebut, dirinya menjelaskan tujuan pembentukan Tim Mediasi sekaligus membangun kesamaan persepsi agar seluruh tokoh adat mendukung penyelesaian konflik secara damai.

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa Polda NTT mengapresiasi langkah Tim Mediasi yang terus mengedepankan pendekatan kearifan lokal dalam membangun perdamaian di Adonara.

"Kapolda NTT memberikan apresiasi kepada seluruh tokoh adat dan Tim Mediasi yang terus mengedepankan dialog serta mekanisme adat dalam menyelesaikan konflik komunal. Pendekatan berbasis budaya dan kekeluargaan merupakan modal penting untuk membangun perdamaian yang berkelanjutan," ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra pada Senin (27/7/2026).

Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal seluruh tahapan mediasi agar berlangsung aman dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pihak.

"Polda NTT bersama Polres Flores Timur akan terus melaksanakan pengamanan, pengawalan, dan pemantauan pada setiap agenda mediasi. Di sisi lain, kami juga mengoptimalkan deteksi dini, koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen terkait guna mengantisipasi potensi provokasi yang dapat mengganggu situasi kamtibmas," lanjutnya.

Baca Juga:

Pertemuan para tokoh adat yang dijadwalkan pada Senin, 27 Juli 2026 diharapkan menjadi momentum membangun kesepahaman bersama dalam mendukung penyelesaian konflik secara damai.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan, menahan diri, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta memberikan ruang kepada para tokoh adat dan Tim Mediasi untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijaksana.

"Polri akan terus hadir sebagai pengayom masyarakat dan menjamin keamanan seluruh proses perdamaian hingga tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif di Adonara," tandas Kombes Pol. Henry Novika Chandra

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru