Peras Wanita, Oknum Polisi Gadungan di Kupang Diamankan Tim Gabungan Polisi
digtara.com -RHM (37), warga Kota Kupang yang mengaku sebagai anggota polisi diamankan tim Gabungan Unit Jatanras Polresta Kupang Kota berkolaborasi dengan Tim Zero Direktorat TPPA dan TPPO Polda NTT pada Senin (13/7/2026) dini hari.
Baca Juga:
RHM ditangkap dalam sebuah operasi penyamaran di depan SPBU Liliba, Jalan Piet A. Tallo, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, sekitar pukul 00.30 Wita.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kasat Reskrim, AKP Jumpatua Simanjorang membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana kekerasan seksual dan pemerasan tersebut.
"Benar, tim gabungan dibawah pimpinan Kanit Jatanras Ipda Alfred Bire telah mengamankan seorang pria berstatus swasta berinisial RHM," ujar Kasat pada Senin (13/7/2026).
RHM diamankan berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B/475/IV/2026/SPKT/Polresta Kupang Kota, tanggal 28 April 2026 yang dilaporkan oleh korban berinisial PAB.
Aksi pelaku RHM bermula pada awal Maret 2026 lalu.
Baca Juga:
Untuk meyakinkan korban, pelaku RHM mengaku sebagai anggota Polri bernama "Fadli" (Letting 43) yang berdinas di Polsek Rote Barat, Polres Rote Ndao.
Pelaku bahkan menggunakan foto profil milik seorang anggota Polri asli asal Polda Sulawesi Barat, Briptu Muh. Nur. Padli.
Setelah berhasil mendapatkan nomor WhatsApp korban, pelaku mulai melancarkan bujuk rayunya.
Pada akhir April 2026, pelaku berhasil meyakinkan korban untuk mengirimkan foto tanpa busana (bugil) dengan jaminan tidak akan disebarluaskan karena statusnya yang mengaku sebagai "polisi".
Setelah mendapatkan foto tersebut, pelaku justru berbalik mengancam korban.
"Pelaku memaksa korban mengirimkan video syur, atau jika tidak, korban diperas untuk membayar uang sebesar Rp 10 juta. Karena merasa tertekan, korban akhirnya melaporkan kasus ini ke Mapolresta Kupang Kota," jelas Kasat Reskrim.
Penyelidikan sempat berjalan alot hingga akhirnya Unit Jatanras Polresta Kupang Kota berkolaborasi dengan Tim Zero Direktorat TPPA dan TPPO Polda NTT pada 10 Juli 2026 guna melakukan profiling mendalam menggunakan perangkat teknologi milik Polda NTT.
Titik terang didapatkan pada Minggu (12/7/2026) malam, ketika pelaku kembali menghubungi korban.
Kali ini, pelaku mengajak korban bertemu dengan iming-iming akan menghapus file foto dan video bugil tersebut, asalkan korban bersedia melayani nafsu bejat pelaku (berhubungan badan).
Mendapat informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan penyamaran di lokasi pertemuan yang disepakati, yaitu di depan Pertamina Liliba.
Baca Juga:
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa; satu unit Handphone merek Infinix Note 50 Pro (yang digunakan untuk mengancam) dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku nekat melakukan aksinya karena sudah lama menaruh hati kepada korban.
Modus menggunakan akun TikTok palsu dan mengaku sebagai polisi juga kerap digunakannya untuk mendekati wanita lain.
Saat ini, RHM masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polresta Kupang Kota.
"Rencana tindak lanjut kami adalah segera melakukan gelar perkara, menetapkan status terduga pelaku menjadi tersangka, serta melakukan penyitaan resmi terhadap barang bukti. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kenalan di media sosial yang mengaku-ngaku sebagai aparat," tandas AKP Jumpatua.
Bersama Kalemdiklat Polri, Kapolda NTT Yang Baru Tiba di NTT
Seorang Perempuan di Kupang Diamankan Polisi Karena Curanmor
Jadi Inspektur Upacara, Kapolsek Kota Lama Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas Bagi Siswa SMPN 16 Kupang
Polresta Kupang Kota-Satpol PP Patroli Hingga Subuh Beri Himbauan Kamtibmas
Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum
Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang
Kemnaker Buka Seleksi Hakim Ad Hoc PHI 2026, Pendaftaran hingga 22 November
OPPO Reno X Dirumorkan Hadir dengan Layar 16:9, Bodinya Lebar hingga 85 mm
Berkas P21, Tersangka Persetubuhan Pada Anak di Rote Ndao Diserahkan ke Kejaksaan
Lagi, 33 Sumur Bor di NTT Diresmikan Kalemdiklat Polri
Bersama Kalemdiklat Polri, Kapolda NTT Yang Baru Tiba di NTT
Google Playground: Cara Bikin Game Pakai AI Tanpa Coding, Bisa Langsung Dimainkan
Pencuri Ternak Antar Kabupaten di Flores-NTT Dibekuk Polisi