Senin, 06 Juli 2026

Turun Ke Sekolah Saat Liburan, Gubernur NTT Kenalkan Aturan Jam Belajar

Imanuel Lodja - Senin, 06 Juli 2026 15:56 WIB
Turun Ke Sekolah Saat Liburan, Gubernur NTT Kenalkan Aturan Jam Belajar
ist
Turun Ke Sekolah Saat Liburan, Gubernur NTT Kenalkan Aturan Jam Belajar

digtara.com -Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengunjungi sekolah di Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai Timur pada 3-4 Juli 2026 lalu.

Baca Juga:

Kunjungan pada masa liburan sekolah ini digunakannya untuk sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat.

Gubernur berharap keluarga dapat mendampingi anak belajar di rumah sekaligus memperkuat budaya literasi.

Pergub nomor 24 tahun 2026 itu sendiri mengatur waktu belajar masyarakat setiap pukul 18.00-19.30 WITA.

Kunjungan gubernur ini dilangsungkan pada masa liburan sekolah Untuk tahun ajaran 2026/2027, dengan masa liburan 22 Juni hingga dengan 13 Juli 2026.

Sosialisasi ini juga dihadiri langsung oleh para siswa yang datang mengenakan seragam sekolah. Kemudian diikuti oleh komite, guru, pengawas, OSIS, hingga dengan orang tua para siswa.

Baca Juga:
Untuk di Kabupaten Manggarai Timur, gubernur mengumpulkan seluruh pelajar dari SD hingga SMA dan setingkatnya di SMK Negeri 1 Borong pada Sabtu (4/7/2026).

Sebelumnya ia mengumpulkan para siswa seluruh Kabupaten Manggarai Barat di SMK Negeri 1 Labuan Bajo pada Jumat (3/7/2026).

Gubernur menyebut kegiatan ini sangat penting karena lahir dari respons atas masih rendahnya kualitas pendidikan di NTT.

Hal tersebut, kata dia, terlihat dari hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) anak NTT yang masih berada di bawah secara nasional.

"Sehingga Pergub ini mengajak kita semua agar anak-anak dididik dengan baik, baik di sekolah maupun di rumah," kata gubernur NTT dalam keterangannya pada Sabtu (4/7/2026).

Orang tua dan lingkungan sekitar diharapkan harus berperan aktif mendampingi anak belajar termasuk saat liburan sekolah.

Ia juga berharap berbagai aktivitas yang bisa mengganggu proses belajar, seperti pesta, hiburan dengan musik keras, maupun kegiatan lain yang menimbulkan keramaian.

Tidak saja untuk membangun kembali budaya belajar di rumah, Pergub ini disebut gubernur NTT sekaligus mempererat interaksi antara orang tua dan anak. Ia menegaskan lagi bahwa pendidikan adalah tanggung jawab semua pihak.

"Saya bercermin dari sistem sekolah berasrama. Anak-anak berhasil karena sistemnya memaksa mereka belajar. Melalui Jam Belajar Masyarakat, kita ingin membangun sistem itu di lingkungan keluarga dan masyarakat," tambahnya.

Gubernur dalam kesempatan yang sama berdialog dengan para siswa dan mendapat informasi soal pelajar yang belum lancar membaca, berhitung, maupun memiliki kemampuan akademik yang memadai.

Ia juga mendorong pelajar berani menjadi pengusaha kedepannya dengan belajar melalui program One School One Product (OSOP).

Program ini bertujuan mendorong sekolah tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun karakter dan jiwa kewirausahaan melalui pengembangan produk unggulan sekolah.

"Saya percaya anak-anak NTT mampu menjadi pengusaha yang sukses," ujar gubernur NTT.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Aksi Unjuk Rasa Gabungan Cipayung Plus di Kota Kupang Ricuh, Dua Anggota Polisi Dan Warga Terkena Lemparan Batu

Aksi Unjuk Rasa Gabungan Cipayung Plus di Kota Kupang Ricuh, Dua Anggota Polisi Dan Warga Terkena Lemparan Batu

Gagal Bertemu Gubernur NTT,  Demo Mahasiswa-Sopir Pick Up Bentrok

Gagal Bertemu Gubernur NTT, Demo Mahasiswa-Sopir Pick Up Bentrok

Temui Gubernur NTT, Direktur Res PPA Dan PPO Polda NTT Sampaikan Kondisi Kasus Kekerasan Anak Dan Perempuan Serta TPPO

Temui Gubernur NTT, Direktur Res PPA Dan PPO Polda NTT Sampaikan Kondisi Kasus Kekerasan Anak Dan Perempuan Serta TPPO

Kebijakan Pusat Berimbas Ribuan PPPK Pemprov NTT Terancam Dipecat

Kebijakan Pusat Berimbas Ribuan PPPK Pemprov NTT Terancam Dipecat

Gubernur NTT Semprot Pemda Ngada Karena Tak Responsif Soal Kematian Bocah SD

Gubernur NTT Semprot Pemda Ngada Karena Tak Responsif Soal Kematian Bocah SD

Pemprov NTT Bangun Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Siswa Korban Bunuh Diri di Ngada

Pemprov NTT Bangun Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Siswa Korban Bunuh Diri di Ngada

Komentar
Berita Terbaru