Bule Perempuan Asal Australia Dicabuli Remaja Pria Saat Menikmati Suasana Pantai Di Sumba Barat Daya
digtara.com -IMC (30), Warga Negara Asing (WNA) asal Australia mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan saat berkunjung ke Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT akhir pekan lalu.
Baca Juga:
Bukan hanya dicabuli, korban juga mendapatkan perlakuan kasar dan sejumlah barang dicuri.
Aparat kepolisian berhasil mengindentifikasi terduga pelaku.
Pelakunya adalah AH (17), seorang pelajar SMA yang tinggal di Lobbo, Desa Wura Homba, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu membenarkan kejadian ini.
Baca Juga:"Benar (ada kejadiannya). Saat ini sedang ditangani Satreskrim Polres Sumba Barat Daya," ujar Kapolres pada Kamis (25/6/2026).
Kasus ini pun sudah dilaporkan MG alias Marthinus ke Polres Sumba Barat Daya.
"Dilaporkan pada Senin, 22 Juni 2026 atas peristiwa tindak pidana pencabulan dan pencurian yang terjadi di sekitaran pantai Pailiang, Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Kabipaten Sumba Barat Daya, pada Jumat (19/6/2026) pagi," tambahnya.
Peristiwa bermula pada Jumat, 19 Juni 2026 pagi, sekitar pukul 07.00 Wita.
Saat itu korban seorang diri ke pantai Paliang di Maliti, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Beberapa saat kemudian, pelaku datang sambil menarik satu ekor kuda dari arah Hotel Arya menuju ke arah Hotel Cap Karoso.
Pelaku bertemu dengan korban, Melihat pelaku yang mendekat ke arahnya, korban menyapa dengan mengatakan "selamat pagi", dan pelaku menjawab "selamat pagi".
Pelaku kemudian melepaskan tali dari kuda yang ditariknya lalu mendekat ke arah korban sehingga pada saat itu posisi keduanya saling berhadapan. Korban menghadap ke arah pasir dan pelaku menghadap ke arah laut.
Baca Juga:Pelaku memegang dan menarik kerah baju korban, lalu menyilangkan kakinya di betis kaki korban dan mendorong korban ke arah belakang sehingga korban terjatuh dengan posisi terlentang di air laut.
Pelaku pun mencabuli korban, lalu memegang kedua lengan tangan korban dan memaksa mencium korban.
Korban berusaha melawan dengan mengerakkan tubuh ke kiri dan ke kanan tapi pelaku malah menekan kepala korban dari belakang sehingga korban tersungkur dan wajah korban masuk ke air laut,
Korban berusaha mengangkat kepala karena kesulitan bernafas. Namun pelaku kembali menekan kepala korban sehingga wajah korban kembali masuk ke dalam air.
Korban kembali mengangkat kepalanya karena kesulitan bernafas. Pelaku masih melakukan hal yang sama menekan kepala korban sehingga wajah korban kembali masuk ke dalam air,
Baca Juga:Hal ini terjadi beberapa kali. Karena ingin bebas maka korban menggulingkan tubuhnya sehingga posisi tubuh korban yang sebelumnya telungkup menjadi tengadah.
Korban kemudian berusaha merayap dan menyelamatkan diri.
Setelah berjarak dua meter dari pelaku, korban kemudian bangun dan berusaha melarikan diri.
Pelaku mengejar korban dan berhasil menyusul korban. Kemudian dari arah depan, pelaku memegang dan menarik baju korban.
Agar bisa terlepas, korban menawarkan agar pelaku mengambil handphone dan uang korban.
Korban masih berusaha melepaskan diri dari pegangan pelaku sehingga pelaku memukuli korban
Korban berusaha menghindari pukulan pelaku tersebut namun ujung jari dan kuku pelaku mengenai samping kanan tubuh korban.
Korban kembali menawarkan untuk menyerahkan handphone dan uang miliknya.
Pelaku pun mengambil handphone dari tangan korban dan melepaskan cekikan pada krah baju korban.
Baca Juga:Pasca mendapatkan handphone korban, pelaku kembali menarik krah baju korban dan korban berusaha menyelamatkan diri sehingga baju pun copot karena ditarik paksa pelaku.
Korban kemudian berusaha melarikan diri ke arah Hotel Arya, tempat korban menginap. Pelaku pun tidak lagi berusaha mengejar korban
Setelah tiba di Hotel Arya, korban bertemu dan melaporkan peristiwa yang dialami kepada Mus Mulyadi dan Made Surya serta Marthinus Ganggar.
Kasus ini kemudian dilaporkan korban ke Polsek Sumba Barat Daya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam menyebutkan kalau pihaknya sudah meminta keterangan kepada pelapor/korban dan saksi-saksi.
Kasat dan penyidik yang menangani kasus ini sudah melakukan gelar perkara peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.
Korban juga sudah menjalani visum di rumah sakit guna melengkapi berkas perkara.
"Sudah gelar perkara penetapan tersangka, menangkap dan memeriksa tersangka. Tersangka pun sudah ditahan di Polres Sumba Barat Daya," ujar Kasat.
Baca Juga:
Lagi, Pelajar SMA di Sumba Barat Daya Ditemukan Tewas Gantung Diri
Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas
Patroli Anti Begal Diintensifkan Cegah Tindak Kriminal di Sumba Barat Daya
IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang