Senin, 21 September 2026

Warga di Sumba Barat Daya Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa

Imanuel Lodja - Kamis, 06 Agustus 2026 12:30 WIB
Warga di Sumba Barat Daya Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa
net
Ilustrasi.

digtara.com -Aplianus Pati Kedu (27), warga Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya jatuh dari pohon kelapa saat memetik kelapa pada Rabu (5/8/2026) petang.

Baca Juga:

Korban pun meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Kori.

Korban yang selama ini menderita sakit epilepsi memanjat pohon kelapa setinggi 15 meter tanpa alat bantu dan tanpa sepengetahuan orang lain.

Semula korban datang Handabata, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya untuk menonton pertandingan sepak bola Camat Kodi Utara Cup di kantor camat Kori.

Korban datang bersama saudara sepupunya Antonius Mone Bombo (39) bersama istri Antonius, Martina Walu Hari (29) dan ibu dari Antonius, Yosefina Rame (57).

Korban dan para kerabatnya ini datang dari Desa Radamata untuk menonton pertandingan tersebut.

Baca Juga:
Ketika mereka tiba di lapangan pertandingan, kegiatan belum dimulai sehingga Antonius mengantar istri, ibu dan korban ke rumah kerabat di Handabata, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara untuk istirahat sejenak sambil menunggu jam bertanding.

Sementara Antonius langsung kembali ke lapangan di Kantor Camat untuk persiapan pertandingan.

Korban pun beristirahat di rumah Mateus Sari di Handabata. Saat itu Martina Walu Hari dan Yosefina Rame memilih duduk bercerita bersama keluarga di rumah tersebut.

Tanpa sepengetahuan mereka, korban ternyata memanjat pohon kelapa yang berada beberapa meter dari rumah.

Selang beberapa saat, warga yang ada dalam rumah mendengar suara aneh dari samping rumah seperti ada yang jatuh dari pohon dan ada yg berteriak bahwa ada orang yang jatuh dari pohon kelapa di samping rumah.

Martina dan Yosefina bersama keluarga yang ada di tempat tersebut langsung ke samping rumah tempat jatuhnya korban dan mendapati korban sudah berada di dekat pohon kelapa dalam keadaan tertidur dengan posisi telungkup.

Kemudian warga dan keluarga langsung mendekati korban dan berusaha untuk membangunkan korban serta memastikan kondisi korban sambil menghubungi Antonius yang pada saat itu berada di lapangan pertandingan.

Antonius kemudian memutuskan untuk membawa korban ke Puskesmas Kori untuk mendapatkan perawatan medis dengan menggunakan mobil.

Setelah sempat dilakukan tindakan medis oleh petugas Puskesmas Kori, 10 menit kemudian korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka pada dahi, paha kaki kiri dan betis.

Baca Juga:
Keluarga korban ikhlas menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta murni karena takdir dan langsung membawa korban ke rumah duka di Kampung Wola, Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga TTS Sukarela Serahkan Senpi Peninggalan Orang Tua ke Polisi

Warga TTS Sukarela Serahkan Senpi Peninggalan Orang Tua ke Polisi

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek  Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

KTP Atas Nama  Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

KTP Atas Nama Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas

Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas

Komentar
Berita Terbaru