Minggu, 31 Mei 2026

Barang Wisatawan di Sumba Barat Hilang Dicuri di Lokasi Wisata, Pencuri Diburu dan Barang Bukti Ditemukan Polisi

Imanuel Lodja - Minggu, 31 Mei 2026 16:00 WIB
Barang Wisatawan di Sumba Barat Hilang Dicuri di Lokasi Wisata, Pencuri Diburu dan Barang Bukti Ditemukan Polisi
ist
Barang-barang milik WNA Brasil saat ditemukan kembali

digtara.com -Warga Negara Asing (WNA) asal Brasil, Ferri Cangussu Nicolas (28) mengalami kasus pencurian akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Sejumlah uang dan barang-barang dicuri orang saat ia berada di kawasan wisata Pantai Marosi, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, NTT.

Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan terkait hilangnya tas berisi barang-barang berharga milik wisatawan tersebut.

"Begitu menerima laporan, personel Polsek Lamboya segera melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Upaya itu dilanjutkan hingga keesokan harinya dan seluruh barang milik korban berhasil ditemukan," ujar AKBP Yohanis Nisa Pewali pada Minggu (31/5/2026).

Korban Ferri sedang menikmati suasana Pantai Marosi dan mengambil gambar aktivitas anak-anak yang bermain kuda di pesisir pantai.

Baca Juga:
Saat ia meninggalkan tasnya sejenak untuk memotret, seseorang yang belum diketahui identitasnya mengambil tas tersebut dan melarikan diri.

Korban sempat mengejar pelaku setelah mendengar teriakan warga yang melihat aksi pencurian tersebut.

Dalam pelariannya, pelaku diduga membuang sebagian barang yang berada di dalam tas.

Setelah melakukan pencarian intensif, polisi berhasil menemukan seluruh barang milik korban, diantaranya uang tunai 300 dolar Amerika Serikat, uang tunai Rp 2 juta, satu unit drone, satu unit lensa kamera, lima baterai kamera, AirPods, kartu ATM, serta kunci kontak sepeda motor.

Meski beberapa barang ditemukan dalam kondisi rusak, seluruh barang berhasil diamankan dan dikembalikan kepada korban.

Korban menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumba Barat atas kesigapan personel di lapangan.

Korban juga memutuskan tidak melanjutkan perkara tersebut ke proses hukum karena seluruh barang miliknya telah ditemukan dan dirinya dijadwalkan kembali ke Brasil pada pekan ini/awal Juni.

AKBP Yohanis menambahkan bahwa pengamanan wisatawan selama berada di wilayah Sumba Barat terus menjadi perhatian serius kepolisian.

Melalui para Bhabinkamtibmas, kegiatan sambang rutin dilakukan ke hotel-hotel, penginapan, dan masyarakat sekitar kawasan wisata.

"Setiap hari anggota Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang ke hotel-hotel dan penginapan untuk mengingatkan pihak hotel agar selalu menyampaikan kepada tamu maupun wisatawan supaya memperhatikan dan menjaga barang bawaan mereka saat beraktivitas di luar penginapan," jelasnya.

Baca Juga:
Personel kepolisian juga aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Sumba Barat.

"Kami juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga para tamu yang datang ke Sumba merasa nyaman selama berlibur dan memiliki kesan positif terhadap daerah ini," tambah Kapolres.

Menurutnya, keamanan wisatawan merupakan tanggung jawab bersama antara aparat keamanan, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat setempat.

"Kami ingin memastikan bahwa siapa pun yang datang ke Sumba Barat merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Pariwisata adalah salah satu aset penting daerah, sehingga keamanan wisatawan harus terus dijaga bersama," tegasnya.

Terkait pelaku pencurian, Kapolres menyampaikan bahwa hingga saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan belum berhasil teridentifikasi.

Meskipun seluruh barang korban telah ditemukan, polisi tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini.

"Sampai saat ini pelaku masih dalam lidik. Seluruh barang tersebut telah ditemukan dalam keadaan utuh, namun terdapat beberapa barang yang mengalami kerusakan. Korban memaklumi kondisi barang dimaksud dan tidak berkeinginan untuk melanjutkan kejadian tersebut melalui proses hukum karena rencana tanggal 6 Juni 2026 korban akan kembali ke Negara asal (Brasil)," tandas AKBP Yohanis Nisa Pewali.

Kasus ini dilaporkan Wehelmina Wini Padaka (31), warga Kadengara, Desa Laboya Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat ke Polres Sumba Barat.

Baca Juga:
Korban merupakan tamu pada Hotel Sumba Farm House dan akan pulang ke Brasil pada Sabtu (6/6/2026) mendatang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Selisih Paham Masalah Adat, Pria di Sumba Barat Daya Dibacok Tiga Kerabatnya Hingga Tewas

Selisih Paham Masalah Adat, Pria di Sumba Barat Daya Dibacok Tiga Kerabatnya Hingga Tewas

Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara

Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara

Ditahan Polisi, Pelaku Penembakan di Sumba Barat Daya Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara

Ditahan Polisi, Pelaku Penembakan di Sumba Barat Daya Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Tahan Pelaku Penembakan, Polisi Koordinasi Keluarkan Proyektil Peluru dari Tubuh Korban

Tahan Pelaku Penembakan, Polisi Koordinasi Keluarkan Proyektil Peluru dari Tubuh Korban

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Komentar
Berita Terbaru