Pembangunan Jembatan Gantung Hotel di Sumba Barat Daya 'Makan Korban', Satu Meninggal dan Tiga Luka-luka
digtara.com -Proyek pembangunan jembatan gantung milik Hotel Ngalung Kalla di Desa Patiala Dete, Kecamatan Lamboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga:
Insiden tersebut menyebabkan satu pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka serta patah tulang setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 10 hingga 15 meter.
Kapolsek Lamboya, Ipda Horacio Correia Gama Do Rego, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita saat para pekerja sedang mengerjakan konstruksi jembatan gantung.
Menurutnya, kecelakaan bermula ketika tali sling bagian bawah jembatan tiba-tiba putus.
"Jembatan tersebut jatuh dari ketinggian sekitar 10 sampai 15 meter dan mengakibatkan para korban turut terjatuh," ujarnya pada Kamis (14/5/2026) malam.
Baca Juga:Sejumlah pekerja yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya menolong korban sebelum melaporkan kejadian itu kepada manajemen hotel.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Waikabubak untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi mencatat jumlah korban dalam insiden itu sebanyak empat orang.
Para korban mengalami luka dan patah tulang akibat benturan keras saat jatuh.
"Satu korban dilaporkan meninggal dunia pasca terluka," tambah Kapolsek.
Ia menilai desain jembatan perlu dievaluasi karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi lapangan dan berpotensi membahayakan keselamatan pekerja maupun pengguna.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat meminta pembangunan kembali jembatan nantinya harus memenuhi standar keamanan dan kualitas konstruksi agar kejadian serupa tidak terulang.
Koordinasi Lapas Medan dan BNNP NTT Perkuat Penanganan Kasus Narkotika Hingga Tahap Persidangan
Terindikasi PMK, Sapi selundupan dari NTB Dimusnahkan Pemda Sumba Barat Daya
BNNP NTT Ungkap Sindikat Peredaran Narkotika Gelap Dari Dalam Lapas Medan Hingga Ke NTT
Kapolres Sumba Barat Tebar Kepedulian dan Perkuat Kamtibmas Lewat Program Minggu Kasih
Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Tengah Diringkus dalam Waktu Singkat