Jumat, 19 Juni 2026

Terindikasi PMK, Sapi selundupan dari NTB Dimusnahkan Pemda Sumba Barat Daya

Imanuel Lodja - Senin, 04 Mei 2026 10:00 WIB
Terindikasi PMK, Sapi selundupan dari NTB Dimusnahkan Pemda Sumba Barat Daya
dok.
Ilustrasi Sapi.

digtara.com -Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya (Pemda SBD) menghanguskan dua ekor sapi terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Baca Juga:

Ternak yang dibawa dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ini tergolong masuk secara non prosedural.

Pemusnahan diinisiasi oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur (BKHIT NTT) beberapa waktu lalu di Kantor BKHIT Pelayanan Weekelo, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kepala BKHIT NTT, Simon Soli membenarkan dua ternak asal Bima, NTB, ini masuk tanpa prosedur karantina resmi dengan terindikasi PMK.

Baca Juga:
Untuk itu langkah antisipasi cepat diambil dengan pemusnahan agar mencegah penyebaran penyakit hewan menular tersebut ke wilayah Sumba.

"Wilayah Sumba dan NTT secara umum sedang memperketat biosekuriti untuk mencegah penyebaran penyakit ternak seperti African Swine Fever (ASF) dan Penyakit Mulut dan Kuku," ujarnya.

Pemusnahan ini dilakukan bersamaan dengan sosialisasi pencegahan penyelundupan hewan dan penguatan pengawasan karantina.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wula.

Dua ekor ternak yang masuk ilegal ke Sumba Barat Daya dan terindikasi PMK ini, diketahui dari pengawasan lalu lintas ternak yang ketat.

Pengawasan ini diperketat lagi terutama di pintu masuk pelabuhan dan jalur non-prosedural.

Baca Juga:
"Selanjutnya pengawasan akan lebih diperketat lagi untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit hewan dari satu daerah ke daerah lain di Indonesia," tegasnya.

Pemda Sumba Barat Daya sendiri ingin penguatan pengawasan karantina dan sinergi lintas instansi diperkuat guna menutup ruang penyelundupan ternak ilegal dengan wabah penyakit ke wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ratu Wula dalam keterangan sebelumnya.

Bupati Ratu Wulla menegaskan penyelundupan hewan dari luar daerah atau tanpa dokumen resmi adalah ancaman serius bagi sektor peternakan di Sumba Barat Daya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas

Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas

Patroli Anti Begal Diintensifkan Cegah Tindak Kriminal di Sumba Barat Daya

Patroli Anti Begal Diintensifkan Cegah Tindak Kriminal di Sumba Barat Daya

IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang

IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang

Jadi Tersangka Pencabulan Penumpang Perempuan, Sopir Mobil Travel di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Jadi Tersangka Pencabulan Penumpang Perempuan, Sopir Mobil Travel di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Video Penumpang Perempuan Viral Dicabuli Sopir Mobil Travel, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Video Penumpang Perempuan Viral Dicabuli Sopir Mobil Travel, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Selisih Paham Masalah Adat, Pria di Sumba Barat Daya Dibacok Tiga Kerabatnya Hingga Tewas

Selisih Paham Masalah Adat, Pria di Sumba Barat Daya Dibacok Tiga Kerabatnya Hingga Tewas

Komentar
Berita Terbaru