Senin, 27 April 2026

Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka

Imanuel Lodja - Senin, 27 April 2026 07:50 WIB
Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka
ist
Sejumlah wilayah di Kabupaten Malaka terendam banjir

digtara.com -Wilayah Kabupaten Malaka, NTT dilanda hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga:

Hal ini menyebabkan sejumlah titik rawan genangan dan banjir serta terendam air hujan.

Meski situasi masih terpantau aman dam terkendali, namun genangan air melanda beberapa wilayah.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar yang dikonfirmasi menjelaskan kalau pihaknya langsung melakukan monitoring

Baca Juga:
Monitoring dilakukan oleh seluruh Polsek jajaran guna memastikan kondisi wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Kami mengerahkan personel di masing-masing wilayah untuk melakukan pemantauan langsung terhadap dampak curah hujan yang tinggi. Tujuannya agar situasi tetap terkendali dan masyarakat bisa segera mendapatkan bantuan jika dibutuhkan," ujar Kapolres pada Minggu (26/4/2026) malam.

Di wilayah Polsek Malaka Tengah, genangan air terjadi di sejumlah titik seperti badan jalan, area pasar, dan pemukiman warga.

Beberapa desa terdampak di antaranya Desa Wehali (Dusun Bakateuk), Bereliku, Naimana, Fahiluka, dan Umakatahan, dengan ketinggian air rata-rata mencapai sekitar 40 centimeter.

Genangan ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta sistem drainase yang belum mampu menampung debit air.

Sementara itu, di wilayah Polsek Malaka Barat, kondisi serupa juga terjadi.

Baca Juga:
Genangan air tidak hanya menggenangi pemukiman warga dan jalan raya, tetapi juga area sekolah.

Selain itu, dilaporkan ada pohon tumbang di Desa Rabasa Haerain yang langsung ditangani oleh aparat kepolisian bersama pemerintah desa setempat.

Ketinggian air di sejumlah desa seperti Oanmane, Sikun, Fafoe, Umalor, Raimataus, Besikama, Maktihan, Naas, dan Motaulun rata-rata mencapai 30 centimeter.

Di wilayah Polsek Weliman, genangan air dengan ketinggian cukup signifikan terjadi di Desa Farukmodok dan Desa Wederok, dengan ketinggian mencapai 50 hingga 80 centimeter.

Meski demikian, aliran sungai Benenain yang sempat mengalami peningkatan debit air masih terpantau dalam kondisi normal dan aman.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun

Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun

Terlibat Judi, Anggota Polres Malaka Di-Patsus

Terlibat Judi, Anggota Polres Malaka Di-Patsus

Lansia Di Kupang Tewas Terseret Banjir

Lansia Di Kupang Tewas Terseret Banjir

Wilayah NTT Masuk Musim Kemarau Lebih Awal

Wilayah NTT Masuk Musim Kemarau Lebih Awal

Pasca Banjir, Anggota Ditpolairud Polda NTT Turun Tangan Bantu Warga Bersihkan Rumah

Pasca Banjir, Anggota Ditpolairud Polda NTT Turun Tangan Bantu Warga Bersihkan Rumah

Komentar
Berita Terbaru