Kamis, 30 Juli 2026

Ditinggal Sendiri Dalam Rumah, Balita di Ende Tewas Terjebak Kebakaran Rumah

Imanuel Lodja - Rabu, 22 April 2026 14:00 WIB
Ditinggal Sendiri Dalam Rumah, Balita di Ende Tewas Terjebak Kebakaran Rumah
Jenazah Balita korban kebakaran rumah di Ende saat dievakuasi aparat kepolisian

digtara.com -Sebuah rumah berdinding gedek milik Odilia Jene (68) di Lorong SDK Ende 11 hangus dilalap si jago merah pada Minggu (19/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Baca Juga:

Rumah yang terletak di Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende ini juga ditempati sang cucu yang masih berusia satu tahun delapan bulan.

Kejadian kebakaran ini merenggut nyawa Alexandra, balita perempuan yang terjebak di dalam rumah saat api berkobar hebat.

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.15 Wita ketika Odilia, sang nenek yang selama ini mengasuh korban meninggalkan rumah sebentar untuk menjemput dua sepupu korban di Lingkungan Kuraro.

Baca Juga:
Saat itu, korban dilaporkan tengah tertidur pulas.

​Namun, di tengah perjalanan pulang, Odilia dikejutkan oleh teriakan warga yang mengabarkan rumahnya terbakar.

Setibanya di lokasi, api sudah membumbung tinggi menghanguskan bangunan semi permanen tersebut. ​

Saksi mata Petrusius Yustinianus R. Retu, mengungkapkan kalau ia sempat mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari arah rumah korban sebelum api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.

​Warga sekitar berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya.

Baca Juga:
Lokasi rumah yang berada di lorong sempit membuat armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ende kesulitan menjangkau titik api.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.20 Wita.

​Saat proses pendinginan dilakukan oleh pihak kepolisian dan petugas Damkar, tubuh mungil Alexandra ditemukan di antara puing-puing dalam kondisi luka bakar 100 persen.

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah balita tersebut dievakuasi ke RSUD Ende untuk menjalani Visum Et Repertum.

​Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan keterangan pemilik rumah, sumber api diduga kuat berasal dari arus pendek (korsleting) listrik.

Baca Juga:
Diketahui terdapat kebocoran pada atap seng tepat di atas meteran listrik.

Diduga, air hujan yang masuk memicu hubungan arus pendek hingga mengakibatkan ledakan dan kebakaran.

​Ayah korban, Bertolomeus Pase, yang menetap di Desa Watusipi, langsung menuju lokasi sesaat setelah mendengar kabar duka tersebut.

Sementara itu, ibu korban diketahui sedang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Jakarta.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diduga Kompor Meledak, Rumah Dinas PLN di Riung-Ngada Terbakar

Diduga Kompor Meledak, Rumah Dinas PLN di Riung-Ngada Terbakar

Mabuk Miras, Penumpang KM Wilis Loncat ke Laut Dalam Pelayaran Sumba-Ende

Mabuk Miras, Penumpang KM Wilis Loncat ke Laut Dalam Pelayaran Sumba-Ende

Tiga Unit Rumah Tinggal di Kawasan Perumahan BTN Kolhua Terbakar

Tiga Unit Rumah Tinggal di Kawasan Perumahan BTN Kolhua Terbakar

Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Terbakar Dalam Bentrok Warga di Adonara Timuelr-Flores Timur

Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Terbakar Dalam Bentrok Warga di Adonara Timuelr-Flores Timur

Kantor UPTD BKKBN di Manggarai Barat Terbakar

Kantor UPTD BKKBN di Manggarai Barat Terbakar

Pajak E-Commerce Mulai Berlaku 1 Agustus 2026, Siapa yang Wajib Bayar dan Bagaimana Mekanismenya?

Pajak E-Commerce Mulai Berlaku 1 Agustus 2026, Siapa yang Wajib Bayar dan Bagaimana Mekanismenya?

Komentar
Berita Terbaru