Selasa, 09 Juni 2026

Ditinggal Sendiri Dalam Rumah, Balita di Ende Tewas Terjebak Kebakaran Rumah

Imanuel Lodja - Rabu, 22 April 2026 14:00 WIB
Ditinggal Sendiri Dalam Rumah, Balita di Ende Tewas Terjebak Kebakaran Rumah
Jenazah Balita korban kebakaran rumah di Ende saat dievakuasi aparat kepolisian

digtara.com -Sebuah rumah berdinding gedek milik Odilia Jene (68) di Lorong SDK Ende 11 hangus dilalap si jago merah pada Minggu (19/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Baca Juga:

Rumah yang terletak di Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende ini juga ditempati sang cucu yang masih berusia satu tahun delapan bulan.

Kejadian kebakaran ini merenggut nyawa Alexandra, balita perempuan yang terjebak di dalam rumah saat api berkobar hebat.

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.15 Wita ketika Odilia, sang nenek yang selama ini mengasuh korban meninggalkan rumah sebentar untuk menjemput dua sepupu korban di Lingkungan Kuraro.

Baca Juga:
Saat itu, korban dilaporkan tengah tertidur pulas.

​Namun, di tengah perjalanan pulang, Odilia dikejutkan oleh teriakan warga yang mengabarkan rumahnya terbakar.

Setibanya di lokasi, api sudah membumbung tinggi menghanguskan bangunan semi permanen tersebut. ​

Saksi mata Petrusius Yustinianus R. Retu, mengungkapkan kalau ia sempat mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari arah rumah korban sebelum api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.

​Warga sekitar berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya.

Baca Juga:
Lokasi rumah yang berada di lorong sempit membuat armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ende kesulitan menjangkau titik api.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.20 Wita.

​Saat proses pendinginan dilakukan oleh pihak kepolisian dan petugas Damkar, tubuh mungil Alexandra ditemukan di antara puing-puing dalam kondisi luka bakar 100 persen.

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah balita tersebut dievakuasi ke RSUD Ende untuk menjalani Visum Et Repertum.

​Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan keterangan pemilik rumah, sumber api diduga kuat berasal dari arus pendek (korsleting) listrik.

Baca Juga:
Diketahui terdapat kebocoran pada atap seng tepat di atas meteran listrik.

Diduga, air hujan yang masuk memicu hubungan arus pendek hingga mengakibatkan ledakan dan kebakaran.

​Ayah korban, Bertolomeus Pase, yang menetap di Desa Watusipi, langsung menuju lokasi sesaat setelah mendengar kabar duka tersebut.

Sementara itu, ibu korban diketahui sedang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Jakarta.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol

Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol

Kapolres Sumba Timur ke Lokasi Kebakaran Cek Penyebab Kebakaran

Kapolres Sumba Timur ke Lokasi Kebakaran Cek Penyebab Kebakaran

Empat Warga di Sumba Timur Meninggal Dunia Saat Rumah Pondok Terbakar, Salah Satunya Balita

Empat Warga di Sumba Timur Meninggal Dunia Saat Rumah Pondok Terbakar, Salah Satunya Balita

Dua Remaja Pria di Ende Bobol Sekolah dan Curi Peralatan Elektronik

Dua Remaja Pria di Ende Bobol Sekolah dan Curi Peralatan Elektronik

Tiga Bulan Terbentuk, Tim URC 'Burhan' Polres Ende Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal

Tiga Bulan Terbentuk, Tim URC 'Burhan' Polres Ende Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal

Dibawa ke Ende, Tersangka Mantan Pejabat Kemensos RI Dijerat Pasal Berlapis

Dibawa ke Ende, Tersangka Mantan Pejabat Kemensos RI Dijerat Pasal Berlapis

Komentar
Berita Terbaru