Minggu, 19 Juli 2026

Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Terbakar Dalam Bentrok Warga di Adonara Timuelr-Flores Timur

Imanuel Lodja - Minggu, 19 Juli 2026 10:25 WIB
Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Terbakar Dalam Bentrok Warga di Adonara Timuelr-Flores Timur
ist
Polisi membantu proses evakuasi korban

digtara.com - Polres Flores Timur mendata kalau peristiwa perselisihan antarwarga di Kecamatan Adonara Timur mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Baca Juga:

Selain korban meninggal dunia, ada lima orang warga mengalami luka ringan, serta 20 unit rumah terbakar.

Pendataan masih terus dilakukan baik oleh aparat keamanan maupun pemerintah setempat sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga:

Polres Flores Timur mengimbau seluruh masyarakat agar mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan, menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya perdamaian dan kondusivitas di Kabupaten Flores Timur.

Personel Polres Flores Timur bersama TNI, pemerintah daerah, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat terus bersinergi melakukan evakuasi korban sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca perselisihan antarwarga di wilayah perbatasan Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.

Hingga Sabtu (18/7/2026) pukul 19.30 Wita, situasi di lokasi terpantau aman dan berangsur kondusif.

Baca Juga:

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado menjelaskan bahwa setelah proses evakuasi korban dilakukan, personel gabungan tetap disiagakan di titik-titik strategis perbatasan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perselisihan susulan.

Masyarakat di kedua dusun masih berjaga di lingkungan masing-masing sebagai bentuk kewaspadaan, namun kondisi secara umum dapat dikendalikan melalui pengamanan, patroli dialogis, dan deteksi dini yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Polres Flores Timur bersama TNI terus mengedepankan langkah-langkah kemanusiaan dan preventif, mulai dari membantu proses evakuasi korban, melaksanakan pengamanan, hingga membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta bersama-sama menjaga persaudaraan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar AKP Eliezer A. Kalelado.

Baca Juga:

Selain pengamanan di lapangan, kepolisian bersama TNI terus memperkuat koordinasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta berbagai unsur terkait sebagai bagian dari upaya pemulihan situasi.

Patroli rutin, monitoring wilayah, dan penggalangan terhadap seluruh elemen masyarakat juga terus ditingkatkan agar stabilitas keamanan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Polres Flores Timur juga mengintensifkan patroli malam sebagai langkah preventif menjaga keamanan pasca perselisihan antarwarga di Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru