Siapkan Kader Keliling Masjid untuk Ajak Tadarus dan Umrah Bersama Hamalatul Qur'an
digtara.com - Pimpinan Cabang (PC) Jam'iyyatul Qurra' wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kota Semarang menyiapkan kader berkeliling di masjid untuk mengajak tadarus Al-Qur'an dan umrah bersama Hamalatul Qur'an."Hari ini kita mulai tadarus dan sosialisasi program Umrah Bersama Hamalatul Qur'an. Selanjutnya kita keliling di masjid tiap satu bulan sekali," kata Ketua PC JQHNU Kota Semarang, Ahmad Rifqi Hidayat, AH (Gus Rifqi).
Baca Juga:
"Hari ini kita nganyari kantor NU, selanjutnya kita muter," ujarnya.
Kegiatan diawali dengan tadarus (membaca Al-Qur'an secara tartil) dan ditutup dengan penadatangan kerja sama antara PC JQHNU Kota Semarang, PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel dan Koprima.
"Kegiatan ini sebenarnya pemantapan dari sebelumnya. Jadi kalau yang sebelumnya hanya secara personal, kali ini kerja sama resmi dengan JQHNU, biar manfaatnya lebih jelas secara pribadi maupun organisasi," jelasnya.
Selain itu, kata Rifqi, semua orang yang terlibat dalam manajemen PT Al Fazza Nabawi Tour dan Travel seluruhnya para aktivis NU.
Baca Juga:"Jadi, kita pahami kegiatan umrah bersama ini sejalan dengan tujuan kemandirian organisasi di NU," jelasnya.
CEO, PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel, dr. Muhammad Hayyi Wildani mengatakan keuntungan dari program kerja sama, yakni mekanisme kerja menjadi ringan karena kebersamaan.
"Kebersamaan adalah kekuatan, banyak hal bisa dilakukan dengan kebersamaan dan menjadi lebih ringan," jelasnya.
Saat ini, lanjutnya, jamaah yang menabung untuk umrah di Koperasi Pratama Mitra Abadi (Koprima) semakin banyak, baik dari kota Semarang maupun luar kota Semarang.
"Kemarin ada Muslimat NU Genuk, sebelumnya Qiraati Demak malah sudah ada 1.300 guru ngaji yang nabung Rp 600.000 per bulan," ungkapnya. (San).
Timwas DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji 2026, Jemaah Kini Lebih Nyaman dan Dimuliakan
Bersegeralah Haji Raih Kemabrurannya
Selamat Jalan Para Tamu Allah
Sidang Isbat 19 Maret 2026 Dinanti, Ketua Asosiasi Ahli Falak Asia Tenggara Prediksi Hilal Syawal Masih “Kritis”
Dr KH Multazam Ahmad: Puasa Sehatkan Fisik dan Ruhani