Dua Siswa Dianiaya Guru SMA, Polisi Mediasi Penyelesaian Secara Damai
digtara.com -Dua siswa sebuah SMA di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang mengaku dianiaya guru mereka pada Jumat (10/4/2026) lalu.
Baca Juga:
Dua orang korban anak dibawah umur ini datang bersama orang tua mereka ke Polsek Maulafa melaporkan bahwa mereka telah mendapat tindak kekerasan oleh terlapor R pada Jumat siang.
Piket Polsek Maulafa dipimpin Ka SPKT III, Aiptu Ernesto Sesotoa mendatangi sekolah tempat kejadian.
Baca Juga:Terlapor R juga mendatangi Polsek Maulafa untuk menjalani proses klarifikasi.
Setelah kedua pihak dipertemukan, terungkap bahwa kejadian bermula ketika terlapor mendengar informasi bahwa para korban mengeluarkan kata kotor dan makian di sekolah.
Sebagai guru, terlapor kemudian memanggil kedua korban dan memberi didikan dengan cara meninju bagian kepala, serta menendang bagian paha korban DS, serta menggertak korban I.
Kedua belah pihak sepakat saling memaafkan dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan setelah dipertemukan di Mapolsek Maulafa, Kota Kupang.
Dalam mediasi yang difasilitasi piket Polsek Maulafa, kedua pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Baca Juga:Terlapor juga membuat pernyataan tertulis yang berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, baik terhadap korban maupun pihak lainnya.
Polsek Maulafa mempertimbangkan mediasi karena kejadian terjadi di lingkungan sekolah yang melibatkan hubungan guru dan murid dalam konteks pendidikan.
Jika tidak dimediasi, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi hubungan keduanya ke depan, serta mencoreng nama baik sekolah dan dunia pendidikan pada umumnya.
Kapolsek Maulafa juga berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Baca Juga:
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota
Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil
Baru Menjabat, Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Maulafa Silaturahi dengan Kejaksaan
Anggota Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Katolik Naioni
Peras Wanita, Oknum Polisi Gadungan di Kupang Diamankan Tim Gabungan Polisi