Situasi Kondusif, 100 Personil Polres Kupang Dan Brimob Polda NTT Siaga di Lokasi Bentrok
digtara.com -Pasca aksi tawuran antar kelompok warga di Desa Kiumasi Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, aparat kepolisian dari Polres Kupang langsung bergerak cepat dengan menerjunkan ratusan personel guna mengamankan situasi.
Baca Juga:
- 25 Tahun Jadi Lembaga Pemdidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
- Warga NTT Diminta Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Polisi Ingatkan Ancaman Pidana 15 Tahun Penjara
- Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana
Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi aksi susulan dari kedua kelompok yang sebelumnya terlibat bentrokan.
Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga:"Kami menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan. Kehadiran aparat juga sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat," ujarnya pada Sabtu malam.
Selain penjagaan, aparat kepolisian juga melakukan patroli intensif di kawasan Perumahan 2100 serta wilayah lain yang dianggap rawan.
Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus menciptakan situasi yang aman dan terkendali.
Namun demikian, aparat gabungan dari Polres Kupang dan Brimob masih akan terus disiagakan sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menahan diri, tidak terprovokasi, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada aparat terdekat.
Baca Juga:Sebelumnya Kapolres Kupang memastikan kalau kondisi terus berangsur kondusif dan terkendali setelah pihaknya turun ke lokasi.
Meski demikian, AKBP Rudy menyebut, sebagai bentuk antisipasi, pihaknya terus melakukan pemantauan dan patroli pada malam hari di lokasi.
"Iya benar. Kita sudah tangani dengan mendagangi lokasi dan mengamankan TKP. Korban sudah kami evakuasi dan telah membuat laporan resmi," katanya.
25 Tahun Jadi Lembaga Pemdidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
Warga NTT Diminta Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Polisi Ingatkan Ancaman Pidana 15 Tahun Penjara
Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana
Tersangka Tiga Anggota DPRD TTU Ajukan Saksi Menguntungkan dan Ahli Dalam Kasus Dokter Icha
Dua Pekan Bantu Masyarakat Terdampak Gempa Flores, Personil BKO Mabes Polri Kembali Ke Kesatuannya