Uskup Labuan Bajo Apresiasi Dedikasi Polri Jaga Kedamaian Paskah 2026
digtara.com -Kehangatan dan rasa aman dirasakan umat Katolik di ujung barat pulau Flores khususnya di Kabupaten Manggarai Barat.
Baca Juga:
Uskup memberikan apresiasi khusus kepada Kapolres Manggarai Barat dan jajarannya yang dinilai berhasil menciptakan suasana kondusif selama rangkaian pekan Paskah sejak awal Maret hingga awal bulan April 2026.
Melalui surat resminya, Mgr. Maksimus Regus menekankan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan sekadar penjagaan fisik, melainkan bentuk dukungan moral bagi umat yang menjalankan ibadah.
Baca Juga:"Pada tempat pertama, kami ingin menyampaikan terima kasih berlimpah dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala bentuk partisipasi, bantuan, dan dukungan dari Polres Manggarai Barat dalam pelayanan pengamanan selama perayaan Pekan Suci," ujar Mgr. Maksimus, merujuk pada periode pengamanan dari 9 Maret hingga 5 April 2026 yang tersebar di gereja-gereja dan kapel wilayah Keuskupan Labuan Bajo.
Uskup menyoroti momen krusial pada 3 April 2026, saat Kota Labuan Bajo melangsungkan tradisi "Jumat Hening" dan "Jalan Salib Agung".
Menurut Uskup, kelancaran acara tersebut menjadi bukti profesionalisme aparat di lapangan.
Uskup yang mewakili para imam dan seluruh umat beriman di wilayah tersebut juga memberikan ucapan selamat bagi anggota kepolisian yang turut merayakan hari besar tersebut secara pribadi.
"Mewakili para imam dan seluruh umat beriman Keuskupan Labuan Bajo, kami mengucapkan Selamat Pesta Paskah 2026 untuk semua anggota Polres Mabar yang merayakannya. Semoga kasih dan damai sejahtera Tuhan selalu memenuhi hati kita, keluarga, dan lingkungan tempat kerja kita masing-masing," ungkap Mgr. Maksimus Regus.
Baca Juga:Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang menyatakan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan buah dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
"Ini merupakan kehormatan bagi kami. Fokus utama kami memang memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah berjalan tanpa gangguan sedikitpun, agar masyarakat merasa nyaman," ungkap AKBP Christian, dalam keterangannya pada Rabu (8/4/2026).
Rangkaian pengamanan Pekan Suci 2026 ini tercatat melibatkan ratusan personel yang tersebar di berbagai titik strategis, memastikan Labuan Bajo tetap menjadi simbol toleransi dan kedamaian di NTT.
Baca Juga:
Konflik Warga di Manggarai Barat Dipicu Perebutan Tanah Lengko Warang
Polres Manggarai Barat Intensifkan Pengamanan Pasca Bentrok Warga
Dua Kelompok Massa di Manggarai Barat Bentrok Soal Sengketa Lahan
Polres Manggarai Barat Periksa Belasan Saksi Terkait Kematian Pasutri WNA China di Labuan Bajo
Antisipasi Kecelakaan Laut, Polres Manggarai Barat Sebarkan Himbauan Dalam Dua Bahasa