Minggu, 05 Juli 2026

Warga Kupang Dipolisikan Gara-gara Sebarkan Konten Kesusilaan

Imanuel Lodja - Rabu, 01 April 2026 08:00 WIB
Warga Kupang Dipolisikan Gara-gara Sebarkan Konten Kesusilaan
ist
Penyidik Subdit V Ditreskrimsus Polda NTT melimpahkan tersangka kasus ITE ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Selasa (31/3/2026) siang

digtara.com -MGN, warga Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan ke polisi terkait penyebaran konten kesusilaan melalui media sosial facebook.

Baca Juga:

Kasus yang dilaporkan FN, warga Desa Oenoni, Kabupaten Kupang pada awal Desember 2025 lalu ini sudah ditangani penyidik Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT.

Bahkan berkas perkara dugaan tindak pidana manipulasi data dan/atau kesusilaan melalui media sosial Facebook yang melibatkan seorang tersangka MGN sudah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan.

Selasa (31/3/2026), penyidik Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda NTT melimpahkan tersangka ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang.

Baca Juga:
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra melalui Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas), Kompol Marthin Ardjon membenarkan hal tersebut.

"Berkasnya sudah P21 (lengkap) dan tersangka sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang Di Oelamasi," ujar Kompol Marthin Ardjon pada Selasa, 31 Maret 2026 malam.

Peristiwa ini dilaporkan pada 6 Desember 2025, setelah korban FN merasa dirugikan secara moral serta nama baiknya tercemar akibat aktivitas akun media sosial yang diduga dibuat oleh tersangka MGN.

Pada 30 September 2025, tersangka diduga membuat akun Facebook menggunakan nama korban.

Melalui akun tersebut, tersangka kemudian melakukan percakapan bermuatan asusila (chat mesum) serta mengirimkan konten kesusilaan yang menampilkan alat kelamin pria.

"Perbuatan tersebut menimbulkan kesan seolah-olah korban adalah pihak yang melakukan tindakan tersebut," ujar mantan Wakapolres Nagekeo ini.

Baca Juga:
Akibatnya, korban mengalami pencemaran nama baik karena informasi tersebut diketahui oleh masyarakat, khususnya di lingkungan tempat tinggal korban di Desa Oenoni, Kabupaten Kupang, serta tersebar luas melalui media sosial.

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana di bidang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) berupa manipulasi data dan/atau muatan kesusilaan serta penyerangan terhadap kehormatan atau nama baik seseorang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gudang Sekolah SDK Don Bosco 2 dan 4 Kupang Terbakar

Gudang Sekolah SDK Don Bosco 2 dan 4 Kupang Terbakar

Curi Anjing Gereja Dengan Modus Umpan Ikan Beracun, Dua Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Curi Anjing Gereja Dengan Modus Umpan Ikan Beracun, Dua Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Hilang Sehari, Pria di Kupang Ditemukan Jatuh dan Meninggal Dalam Pembuangan Tahu

Hilang Sehari, Pria di Kupang Ditemukan Jatuh dan Meninggal Dalam Pembuangan Tahu

Kapolres Kupang Resmikan Sejumlah Fasilitas Saat HUT Bhayangkara Ke-80

Kapolres Kupang Resmikan Sejumlah Fasilitas Saat HUT Bhayangkara Ke-80

Moment HUT Bhayangkara, Kapolresta Kupang Kota Beri Penghargaan Pada Puluhan Anggota Berprestasi

Moment HUT Bhayangkara, Kapolresta Kupang Kota Beri Penghargaan Pada Puluhan Anggota Berprestasi

Gadis Disabilitas di Kupang Hamil, Diduga Disetubuhi Sejumlah Pria

Gadis Disabilitas di Kupang Hamil, Diduga Disetubuhi Sejumlah Pria

Komentar
Berita Terbaru