Jumat, 15 Mei 2026

Pelimpahan Tujuh Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Diwarnai Aksi Penghadangan keluarga Tersangka

Imanuel Lodja - Selasa, 31 Maret 2026 14:20 WIB
Pelimpahan Tujuh Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Diwarnai Aksi Penghadangan keluarga Tersangka
ist
Para tersangka saat dikeluarkan dari sel Dit Tahti Polda NTT untuk diserahkan ke Kejaksaan

digtara.com -Penyidik Ditreskrimum Polda NTT melimpahkan berkas perkara tujuh tersangka kasus kematian Sebastian Bokol alias Tian yang terjadi pada 2 Agustus 2022 lalu pada Selasa (31/3/2026).

Baca Juga:

Pelimpahan ini berdasarkan surat dari Kejati NTT nomor B-1677/N.3.4 Eoh.1/03 2026 tanggal 30 Maret 2026 yang menyatakan berkas 7 orang dinyatakan lengkap.

Pada Selasa siang dilakukan tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Kupang.

Pelimpahan ini diwarnai aksi penghadangan dan keributan keluarga tujuh tersangka. Mereka mati-matian menegaskan kalau tujuh tersangka bukanlah pelaku yang sebenarnya.

Baca Juga:
"Ini rekayasa. Semua saksi yang ada adalah palsu," teriak seorang ibu sambil menggendong bayi nya.

Sejak Selasa pagi, puluhan keluarga tersangka yang kebanyakan perempuan dan anak sudah berada di lantai II gedung Tahti Polda NTT.

Sementara tujuh tersangka ditahan di sel lantai III gedung Tahti Polda NTT.

Keluarga tersangka menunggu sambil menikmati snack dan makanan ringan lainnya.

Sekitar pukul 09.50 wita, anggota Resmob dan penyidik Ditreskrimum Polda NTT naik ke lantai III untuk menjemput tersangka.

Namun keluarga tersangka ikut naik ke lantai III. Mereka beralasan ingin menjenguk tersangka.

Baca Juga:
Begitu melihat polisi hendak mengeluarkan para tersangka, emosi keluarga pun meledak. Para pria dan perempuan berteriak menghujat polisi.

Saling sambung mulut pun tak terhindarkan. Keluarga tersangka berjejer dari tangga lantai II hingga ke lantai III. Mereka memprotes proses hukum bagi tersangka.

Sejumlah anggota Propam dan Sabhara Polda NTT turun tangan membantu pengamanan.

Keluarga tersangka diarahkan ke lantai dasar menunggu tersangka dikeluarkan dan dilimpahkan.

Saat itu polisi langsung mengeluarkan para tersangka dari lantai III ke lantai I.

Di lantai dasar, tujuh tersangka langsung dievakuasi ke mobil di bagian belakang.

Baca Juga:
Hal ini memicu reaksi keras keluarga tersangka. Sejumlah perempuan menerobos penjagaan anggota Sabhara dan hendak menemui tersangka namun dihadang aparat kepolisian.

Sambil berkata kasar, keluarga tersangka berlari ke belakang dan menerobos hendak menemui tersangka yang sudah berada dalam mobil dan hendak dibawa ke Kejaksaan.

Sejumlah anggota polisi dan Polwan berusaha menenangkan keluarga tersangka namun mereka tetap menuntut ingin bertemu tersangka.

Keluarga tersangka juga memprotes penetapan kerabat mereka sebagai tersangka.

Tujuh tersangka kemudian diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kupang ada Selasa siang.

Penyidik tujuh tersangka JK alias Jeky, AKAP alias Dedox, Medo, Mau, Odu, APFM alias Angelus, dan HVGYS alias Valen.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kepsek di Lembata Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kepsek di Lembata Ditemukan Tewas Gantung Diri

Enam Bulan Kabur, DPO Kasus Tabrak Lari di Rote Ndao Ditangkap Resmob Polda NTT dan Anggota Polres Rote Ndao

Enam Bulan Kabur, DPO Kasus Tabrak Lari di Rote Ndao Ditangkap Resmob Polda NTT dan Anggota Polres Rote Ndao

Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT

Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT

Viral Siswa di Kabupaten TTS Sisihkan Daging MBG Untuk Ayahnya, Kapolda NTT Turun Tangan Beri Bantuan

Viral Siswa di Kabupaten TTS Sisihkan Daging MBG Untuk Ayahnya, Kapolda NTT Turun Tangan Beri Bantuan

Brimob Polda NTT Bongkar Penimbunan BBM di Kota Kupang

Brimob Polda NTT Bongkar Penimbunan BBM di Kota Kupang

Lima Tahun Kabur, Resmob Polda NTT Dan Polres TTS Amankan DPO Kasus Penggelapan di Bali

Lima Tahun Kabur, Resmob Polda NTT Dan Polres TTS Amankan DPO Kasus Penggelapan di Bali

Komentar
Berita Terbaru