Tertibkan Senpi Organik, Ini Sejumlah Temuan Tim Internal Polda NTT
digtara.com -Polda NTT melakukan penertiban senjata api (senpi) organik di lingkungan Mapolda NTT pada Senin (9/3/2026).
Baca Juga:
Penertiban ini sebagai langkah pengawasan internal untuk memastikan penggunaan, penyimpanan, serta administrasi senjata api oleh personel Polri berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Penertiban berlangsung di Mapolda NTT dengan melibatkan Tim 4 Penertiban Senpi dipimpin Irwasda Polda NTT, Kombes Pol Enriko Sugiharto Silalahi didampingi Ketua Tim 4, Kompol Januarius Seran.
Tim memeriksa sejumlah satuan kerja (Satker) di lingkungan Polda NTT, antara lain Yanma, Ditintelkam, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Ditpamobvit, Ditsamapta, Ditlantas, Bidpropam, serta Birolog.
Baca Juga:
Di lingkungan Ditintelkam, tim menemukan lima pucuk senjata api jenis S&W dalam kondisi rusak berat yang belum dilakukan proses penghapusan.
Ruang penyimpanan Senpi di Satker tersebut belum dilengkapi fasilitas pengamanan seperti CCTV dan alat pemadam api ringan (APAR).
Temuan lainnya juga ditemukan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) yakni sebanyak 13 pucuk senjata api jenis HS9 yang tidak memiliki kotak penyimpanan.
Kondisi serupa juga ditemukan di Ditreskrimsus dengan dua pucuk senjata api HS9 yang belum dilengkapi kotak penyimpanan.
Baca Juga:
Selain itu, ruangan penyimpanan senjata di kedua satker tersebut juga belum dilengkapi CCTV dan APAR.
Temuan yang cukup signifikan juga ditemukan di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berupa 26 pucuk senjata api jenis HS9 yang belum dilengkapi kotak penyimpanan.
Sedangkan di Biro Logistik (Birolog) Polda NTT, tim menemukan 12 pucuk senjata api jenis S&W 4 tanpa nomor senjata dengan kondisi rusak ringan yang saat ini sedang dalam proses penghapusan.
Selain itu, tim juga menemukan ada dua personel Polda NTT yang pinjam pakai senjata api dan amunisi dari Birolog namun tidak memenuhi mekanisme administrasi sebagaimana diatur dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep/297/II/2025 tentang mekanisme pemberian izin penggunaan, pengawasan dan penyimpanan senjata api organik Polri.
Baca Juga:
Kedua personel tersebut diketahui belum melengkapi sejumlah persyaratan administrasi penting seperti Lembar Monitoring Perilaku Anggota (LMPA) dari atasan langsung, rekomendasi dari fungsi Propam, proses permohonan melalui Wanjak, masa berlaku pemeriksaan psikologi yang sesuai ketentuan, hingga penilaian sesama rekan kerja (peer assessment).
Ia menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh anggota Polri harus memenuhi seluruh persyaratan administrasi, psikologis, dan prosedural yang telah ditetapkan.
"Senjata api adalah alat negara yang penggunaannya harus diawasi secara ketat untuk mencegah potensi penyalahgunaan," ujar Henry.
Ia menambahkan bahwa hasil temuan dalam kegiatan penertiban ini segera ditindaklanjuti oleh masing-masing satuan kerja dengan melakukan perbaikan administrasi maupun peningkatan sistem pengamanan penyimpanan senjata api.
Baca Juga:
Selain itu, Biro logistik Polda NTT juga diminta meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap proses pinjam pakai senjata api dan amunisi agar seluruh administrasi tercatat secara tertib serta sesuai prosedur.
Melalui penertiban ini, Polda NTT berharap seluruh personel semakin disiplin dalam pengelolaan senjata api organik Polri sehingga keamanan internal institusi tetap terjaga serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.
Baca Juga:
Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas
BP3MI-Disnakertrans NTT Perkuat Sinergi Dengan Polda NTT Wujudkan Zero TPPO
Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT
Polairud Polda NTT Gagalkan Percobaan Penyelundupan Sembilan WNA Uzbekistan Ke Australia
Komitmen Zero TPPO, Polda NTT Bongkar Jaringan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia Lintas Wilayah
Kapolda NTT-Pangdam IX/Udayana Kompak Selesaikan Kesalahpahaman di Labuan Bajo
Puncak Haji di Arafah, Aip Saipul Titikkan Air Mata Ingat Kesalahan kepada Mahasiswanya
Tugas Belum Selesai, Inspektorat Kemenhaj Minta Petugas Terus Layani Jemaah Sampai Tuntas
6 HP Gaming Terbaik Harga Rp3 Jutaan Tahun 2026, Performa Kencang dan Spek Menggoda
Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri
Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas
BP3MI-Disnakertrans NTT Perkuat Sinergi Dengan Polda NTT Wujudkan Zero TPPO
Strategi Gacha FC Mobile 11 Juni 2026: Simpan Voucher untuk Messi, Ronaldo, dan Pemain OVR 120