Polres Flores Timur Tingkatkan Patroli Pasca Konflik Warga di Adonara
Baca Juga:
"Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan melibatkan tokoh adat dan tokoh masyarakat agar persoalan ini dapat diselesaikan melalui musyawarah," jelasnya.
Dari hasil pendataan sementara di lapangan, terdapat enam bangunan warga yang mengalami kerusakan.
Baca Juga:Bangunan yang rusak yakni gudang kopra, tempat usaha (cuci motor dan pangkas rambut) dan rumah tinggal warga.
Kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh aparat bersama pemerintah desa.
Selain kerusakan bangunan, beberapa warga juga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Barang bukti yang diamankan yakni ketapel, anak panah dan senjata tajam jenis parang serta neberapa alat rakitan yang diduga digunakan sebagai alat kejut.
Barang-barang tersebut saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:Kapolres Flores Timur mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
"Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Percayakan penyelesaian persoalan ini kepada aparat dan pemerintah daerah melalui jalur dialog dan musyawarah," tegas AKBP Adhitya Octorio Putra.
Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal
Ratusan Senjata Diamankan Pasca Konflik Warga Adonara, Polisi Masih Tetap Siaga
Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor
Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi
Warga Dusun Bele-Flores Timur Kembali Serahkan Senpira, Sajam dan Amunisi