Pelajar SMA di Adonara Flores Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
digtara.com -MABB (17), seorang pelajar yang juga warga Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Korban ditemukan tewas tergantung di kamar rumah, Senin 16 Februari 2026.
Baca Juga:
"Korban bunuh diri di kamar tidur menggunakan tali nilon warna putih," ungkapnya pada Selasa (17/2/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh neneknya yang baru pulang dari kebun sekitar pukul 17.45.
Baca Juga:Saat itu, nenek memanggil korban namun tidak ada jawaban. Ia kemudian meminta bantuan tetangga dan kakak kandung korban untuk melihat ke dalam kamar melalui ventilasi.
Saat itu, Aldi, kakak kandung korban melihat korban sudah meninggal dunia dalam posisi tergantung dalam kamar.
"Saksi kemudian mendobrak pintu kamar dan saat itu korban sudah meninggal dunia," ujarnya.
"Korban berubah pendiam, tapi tidak menceritakan atau curhat apapun ke rekan maupun keluarganya," tandasnya.
Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan ikhlas menerima kematian korban sebagai sebuah musibah.
Baca Juga:"Keluarga sudah membuat surat pernyataan penolakan autopsi," tandas Kapolsek.
Anggota Polairud Bagi Bendera Pada Nelayan Pesisir dan Alat Tulis Bagi Anak Sekolah di Flores Timur
Ritual Bau Lolon Satukan Dua Kampung Yang Bertikai di Flores Timur
Wakapolda NTT Kawal Rekonsiliasi Adonara-Flores Timur
Sempat Terlibat Konflik, Masyarakat Lowonara dan Belle di Flores Timur Gelar Perdamaian Adat
Usai Bertengkar Dengan Istri dan Pergi Dari Rumah, Petani di TTU Ditemukan Gantung Diri di Kebun