Brimob-Warga Kabupaten Sumba Barat Daya Gotong Royong Bangun Jembatan Permudah Akses Anak ke Sekolah
digtara.com -Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT membangun jembatan darurat sebagai pengganti jembatan lama yang mengalami kerusakan berat di wilayah Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga:
Pembangunan jembatan sementara melibatkan 23 personel Batalyon C Pelopor yang dipimpin Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Dennis Y. N. Leihitu serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Apel pengecekan personel dilaksanakan terlebih dahulu di Mako Batalyon C Pelopor dan dipimpin oleh Danton 3 Kompi 1 Yon C Por, Aiptu M. Wake.
Baca Juga:Personel menuju lokasi menggunakan truk Isuzu dan D-Max Isuzu, dipimpin Wakil Komandan Kompi 1 Yon C Por, Iptu Anton Raja.
Di lokasi, personel Brimob langsung bergabung dengan warga untuk membangun jembatan darurat menggunakan material kayu mahoni dan jati, paku, serta peralatan pendukung seperti chainsaw.
Jembatan ini diharapkan dapat segera menjadi solusi sementara bagi mobilitas masyarakat, terutama untuk kelancaran akses pendidikan.
Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya, Paulina Kasiani Maghu serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Christofel Horo.
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Baca Juga:"Pembangunan jembatan darurat ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Akses penghubung sangat vital, terlebih bagi anak-anak sekolah. Polda NTT berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra pada Sabtu (7/2/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara personel Brimob dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran kegiatan tersebut.
Apel pengecekan akhir dilaksanakan di Mako dipimpin Danton 1 Kompi 1 Yon C Por, Ipda Yakub Dappalangga.
Jembatan tersebut belum dapat digunakan karena pengerjaan belum selesai dan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Baca Juga:Polda NTT berharap, keberadaan jembatan darurat ini dapat kembali membuka akses masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan warga di Desa Kadiwano dan Desa Pada Eweta, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit
Pangdam IX/Udayana Silaturahmi Dengan Kapolda NTT dan Jajaran
Polda Sultra Bantu Rp 600 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Flores
Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk 9 Keluarga TNI AD Terdampak Kebakaran Asrama Kuanino
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai