Pria Diduga Pelaku Pencurian di Malaka Tewas Dihajar Massa
Saat polisi melakukan olah TKP di kios milik Arnoldus, didapati pintu kios bagian belakang dan jendela kios sudah dalam keadaan rusak karena diduga dibongkar oleh Samuel Fahik, terduga pelaku yang menjadi korban.
Baca Juga:
Pintu dan jendala kios tersebut rusak diduga dicongkel menggunakan oben oleh pelaku.
Korban berhasil masuk ke dalam kios dengan cara mencongkel dan merusak kunci pintu kios bagian belakang.
Di lokasi kejadian, polisi mendapati barang bukti milik korban Samuel Fahik antara lain obeng gangang merah, handphone nokia warna hitam, tas samping kecil warna hitam, KTP, STNK sepeda motor serta anting - anting perempuan.
Baca Juga:
Pada lokasi juga ditemukan kayu dan tali nilon warna biru serta kayu yang terdapat darah bercak darah.
Aparat kepolisian menghubungi keluarga korban di Desa tempat asal, desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, untuk menyampaikan informasi tersebut kepada keluarganya.
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.
"Masih dalami pemeriksaan saksi-saksi," ujar Kapolres pada Minggu petang.
Kapolres mengaku kalau saat ini proses kasus ink pada tahapan lidik.
"Dari tadi (Minggu) pagi sampai dengan saat ini (penyelidikan) masih dilakukan pemeriksaan saksi - saksi," tandas Kapolres.
Baca Juga:
Polisi masih menyelidiki satu orang pelaku pencurian yang melarikan diri.
Pelaku pencurian diduga ada dua orang, dan mencuri di rumah Walfrida Bano di Dusun Eokpuran, Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka dengan cara mencongkel/merusak jendela ruang keluarga.
Jenazah Samuel divisum oleh dr Eldiana Lepa yang menyimpulkan Samuel meninggal karena pendarahan pada kepala karena trauma benda tumpul.
Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi
IRT di Belu Tewas Tertimpa Pohon Cemara Saat Cari Biji Mente di Hutan
Pamit Cari Ikan, Warga Malaka Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kali
Dua Hari Galang Dana Bantu Korban Gempa, Polres Malaka Kirim Aneka Bantuan ke Flores
Gandeng Kelompok Tani di Malaka, Polda NTT Siapkan Lahan Penanaman Bawang Putih