Semua Korban Meninggal Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan, Evakuasi Dipermudah Cuaca
Arie - Jumat, 23 Januari 2026 10:16 WIB
suara.com
Seluruh korban meninggal kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Proses evakuasi terbantu cuaca membaik dan operasi modifikasi cuaca.
Instruksi tersebut diberikan setelah Gubernur Sulsel bersama Menteri Perhubungan meninjau langsung posko pencarian dan melihat beratnya tantangan evakuasi akibat cuaca buruk dan medan yang terjal.
Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan oleh BMKG dengan dukungan TNI Angkatan Udara sejak Selasa, 20 Januari 2026. Setiap sortie dilakukan dengan menyebarkan sekitar satu ton bahan semai berupa kalsium oksida dari udara menggunakan pesawat Cessna.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Amson menyebut hasil operasi modifikasi cuaca ini sangat signifikan dalam mengurangi curah hujan dan mengurai kabut di lokasi pencarian, sehingga memberikan dampak positif bagi kelancaran operasi SAR gabungan.
Baca Juga:Identitas Korban yang Telah Teridentifikasi
Sebelumnya, Tim DVI Mabes Polri dan Polda Sulawesi Selatan telah berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Kedua korban tersebut adalah Florensia Lolita Wibisono, pramugari pesawat, serta Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga pada Rabu, 21 Januari 2026, untuk dimakamkan.
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tim SAR Gabungan Evakuasi Empat Warga Kabupaten Manggarai Timur Korban Gempa ke Labuan Bajo
Hari Ketujuh Gempa NTT, Tim SAR Gabungan Evakuasi Udara Dua Korban Kritis di Manggarai Timur
Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran Pasca Gempa Susulan di NTT
Operasi Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia
Jumlah Korban Gempa Flores Terus Bertambah Jadi 73 Orang, Tim SAR Gabungan Terus Lalukan Penyisiran
Nelayan di Rote Ndao Hilang Saat Mengambil Rumput Laut, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian
Komentar