Minggu, 04 Oktober 2026

Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran Pasca Gempa Susulan di NTT

Imanuel Lodja - Kamis, 20 Agustus 2026 16:50 WIB
Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran Pasca Gempa Susulan di NTT
ist
Proses evakuasi korban gempa oleh tim SAR gabungan

digtara.com -Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya penanganan pascagempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Fokusnya pada evakuasi medis dan penyisiran di sejumlah wilayah terdampak.

Operasi saat ini dipusatkan di empat kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Nagekeo.

Dalam pelaksanaan operasi tanggap darurat pagi ini, Tim SAR Gabungan memprioritaskan penanganan kelompok rentan, khususnya lanjut usia (lansia) dan ibu hamil yang mengalami guncangan psikologis serta trauma akibat gempa susulan bermagnitudo 6,0.

Sejumlah warga kemudian dievakuasi menuju lokasi penanganan yang lebih aman dan memadai. Seorang warga lansia dievakuasi dari Posko Mandiri di Ronting, Kabupaten Manggarai Timur, menuju Posko Polisi untuk mendapatkan perlindungan dan pemantauan lebih lanjut.

Sementara itu, seorang ibu hamil dievakuasi menuju Posko Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, untuk memperoleh penanganan medis yang lebih spesifik.

Baca Juga:
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa seluruh unsur SAR yang berada di lapangan tetap dalam kondisi siaga penuh untuk merespons setiap perkembangan situasi pascagempa.

"Operasi SAR terus kami fokuskan pada penyisiran di wilayah terdampak, pendataan dan pemantauan kondisi masyarakat bersama BPBD serta pemerintah daerah, sekaligus memastikan kesiapan evakuasi medis bagi warga yang membutuhkan," ujarnya.

Selain melakukan penyisiran, Tim SAR Gabungan juga terus memperkuat koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, dan Posko Kesehatan Kemenkes agar setiap warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera memperoleh penanganan yang tepat dan cepat.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah terpadu untuk memastikan keselamatan masyarakat di tengah kondisi pascagempa dan potensi gempa susulan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa  Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Ini Duduk Perkara Pembunuhan Berencana Yang Menyeret Lima Tersangka di Rote Ndao

Ini Duduk Perkara Pembunuhan Berencana Yang Menyeret Lima Tersangka di Rote Ndao

Karyawati Rumah Makan Meninggal Diduga Sakit Lambung

Karyawati Rumah Makan Meninggal Diduga Sakit Lambung

Komentar
Berita Terbaru