Hari Ketujuh Gempa NTT, Tim SAR Gabungan Evakuasi Udara Dua Korban Kritis di Manggarai Timur
digtara.com -Memasuki hari ketujuh penanganan bencana gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR terus mengintensifkan upaya tanggap darurat, termasuk pelaksanaan evakuasi medis udara bagi korban yang membutuhkan penanganan segera.
Baca Juga:
Helikopter Basarnas berhasil mendarat di Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur untuk mengevakuasi dua warga yang mengalami kondisi kritis akibat cedera berat pascagempa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis Kementerian Kesehatan di lokasi, seorang korban laki-laki berusia 81 tahun mengalami dugaan cedera tulang belakang, sementara seorang korban perempuan berusia 71 tahun mengalami dugaan patah tulang dasar tengkorak.
Kedua korban kemudian diterbangkan menuju Bandara Komodo dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Selain melaksanakan evakuasi medis, Helikopter Basarnas juga mendistribusikan bantuan Kepresidenan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa di wilayah Manggarai Timur.
Baca Juga:Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR akan terus melakukan upaya pencarian, pertolongan, dan pelayanan kemanusiaan melalui jalur darat maupun udara guna memastikan seluruh masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat, tepat, dan optimal.
Dari Sikka Wapres Terbang ke Manggarai Barat dan Manggarai Temui Korban Gempa Flores
Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa
Satu Bayi di Manggarai Lahir di Posko Pengungsian dan Meninggal Dunia
Tim Psikologi Polda NTT dan Jatim Hadirkan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maukaro-Ende
Wapres Kunjungi Flores-NTT Bertemu Korban dan Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka