Remaja Putri di Kupang Jatuh dan Meninggal Dalam Sumur
digtara.com -Detri Marteda Maunino (19), remaja perempuan di Poabas, Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT jatuh ke dalam sumur akhir pekan lalu.
Baca Juga:
Korban ditemukan terapung dalam sumur dalam kondisi meninggal dunia di sumur samping rumah yang berjarak 25 meter dari rumahnya.
Kapolsek Amfoang Utara, Iptu Valen Beribe membenarkan kejadian ini.
"Informasi dari orang tuanya bahwa korban menderita epilepsi," ujar Kapolsek pada Minggu (18/1/2026).
Baca Juga:
Korban Detri Marteda Maunino bersama pamannya Daniel Baineno tinggal di rumah.
Pukul 16.00 wita, Adriana pulang ke rumah dan tidak melihat korban. Ia sempat memanggil dan mencari korban namun hasilnya nihil.
Adriana pun ke sumur menimba air di sumur yang terletak di samping kiri rumah mereka berjarak sekitar 25 meter.
Saat itu Adriana melihat korban mengapung dalam sumur sehingga ia berteriak histeris dan meminta tolong tetangga.
Baca Juga:
Bhabinkamtibmas Desa Oelfatu, Bripka Elia Letde bersama warga lain ke lokasi kejadian dan melihat korban tenggelam dalam sumur dengan kondisi tubuh korban mengapung dalam sumur.
Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta
Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah
Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan
Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang
Tidur Pulas, IRT di Kupang Nyaris Diperkosa Pemuda Mabuk Miras
IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII
Keluar Rumah Sakit, Piche Kotta Ditahan
Kapolda NTT Bantu Lampu Penerangan Jalan Bagi Warga di Kabupaten Alor
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Rabu 11 Maret 2026
141 Personel Ditpolairud Polda NTT Gelar Tes Urine Massal
Terjebak di Perairan Dangkal, Enam Ekor Paus Pilot Diselamatkan dan Empat Ekor Mati
Guru Besar Ilmu Hukum Islam yang Terkenal dengan Gagasan "Fikih Prasmanan” Prof Musahadi Resmi Jadi Rektor UIN Walisongo Periode 2026-2030