IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII
digtara.com -Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami tekanan cukup dalam pada pekan lalu.
Baca Juga:
Pada perdagangan Selasa (10/3/2026), IHSG berhasil menguat 1,41 persen dan ditutup di level 7.440. Penguatan ini membuka peluang bagi investor untuk kembali mencermati saham-saham dengan valuasi yang dinilai masih relatif murah.
Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, sejumlah saham tercatat memiliki rasio price to earnings (PE) yang lebih rendah dibandingkan rata-rata dalam lima tahun terakhir.
Saham dengan Valuasi Murah
Baca Juga:
- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dengan PE 4,77 kali
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan PE 5,10 kali
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan PE 14,74 kali
Beberapa di antaranya adalah:
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
- PT Astra International Tbk (ASII)
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
- Sentimen Global Masih Membayangi Pasar
Baca Juga:
Salah satu faktor yang memicu volatilitas pasar adalah konflik geopolitik yang berdampak pada pergerakan harga komoditas seperti energi dan logam mulia.
Namun demikian, perusahaan dengan fundamental kuat dan arus kas yang stabil tetap menjadi incaran investor di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.
Rekomendasi Saham dan Target Harga
Baca Juga:
Berdasarkan analisis Pilarmas Sekuritas, sejumlah saham direkomendasikan dengan target harga sebagai berikut:
- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) target Rp1.670
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) target Rp1.125
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) target Rp5.860
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) target Rp5.035
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) target Rp2.430
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) target Rp4.450
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) target Rp9.950
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) target Rp5.710
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) target Rp13.100
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) target Rp9.300
- PT Astra International Tbk (ASII) target Rp7.120
Strategi Investor di Tengah Volatilitas Pasar
Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, strategi investasi dengan mempertimbangkan rasio price to earnings (PE) dapat menjadi salah satu pendekatan bagi investor.
Valuasi yang relatif rendah membuka peluang akumulasi beli, meskipun sebagian investor masih memilih bersikap wait and see hingga kondisi pasar menjadi lebih stabil.
Baca Juga:
Disclaimer: Informasi ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Penulis tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
IHSG Hari Ini 2 Oktober 2026: Berisiko Koreksi ke 5.850, Saham ASII hingga BMRI Jadi Sorotan
IHSG Hari Ini 1 Oktober 2026: GOTO, MEDC, hingga CUAN Kembali Melemah
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1
IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis
BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Ini Cara Cek Penerima
Kode Redeem FC Mobile 4 Oktober 2026, Klaim Coins dan Gems Gratis
Emas Turun Lagi, Cek Harga ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Minggu 4 Oktober 2026
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Terjadi pada Kedalaman 10 Km
Pencari Rumput Temukan Mayat Pria Membusuk di Bangunan Kosong Tebing Tinggi
Kode Redeem FF 3 Oktober 2026, Klaim Skin hingga Item Gratis
Kode Redeem FC Mobile 3 Oktober 2026, Klaim Coins dan Gems Gratis