Pencurian Ternak Dan Penganiayaan Masih Mendominasi Masalah Kriminal Di Sumba Barat
digtara.com -Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali menyampaikan bahwa selama tahun 2025 terdapat sejumlah kasus kejahatan konvensional yang cukup menonjol di wilayah hukum Polres Sumba Barat.
Baca Juga:
AKBP Yohanis Nisa Pewali menjelaskan, tingginya angka kasus kekerasan dan penganiayaan umumnya dipicu oleh pengaruh konsumsi minuman keras (Miras).
Sementara itu, kasus pencurian ternak sebagian besar terjadi karena motif ekonomi, sehingga menjadi perhatian serius jajaran Polres Sumba Barat dalam upaya pencegahan dan penindakan.
Baca Juga:Kapolres menegaskan bahwa Polres Sumba Barat terus meningkatkan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum melalui patroli rutin, kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat guna menekan angka kriminalitas.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pesta minuman keras maupun penyalahgunaan narkoba perayaan hari besar dan pergantian Tahun Baru.
Selain itu, Kapolres mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pengaduan Call Center 110 yang siap melayani 1x24 jam.
Pelaku Curanmor Diamankan Tim URC Polres Sumba Barat Daya Saat Patroli Malam
Sebarkan Foto Guru Agama di Media Sosial, Pria di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi
KPK Akhiri Program JNBA 2026 di Sumba Barat Daya
Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur
KPK Ajarkan Nilai Integritas Bagi Ratusan Siswa SDK Delo Sumba Barat Daya