Kapolda NTT Kumpulkan Tokoh Agama Gelar Doa Lintas Agama
Baca Juga:
Rep : Imanuel Lodja
Baca Juga:digtara.com | Kupang
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar doa lintas agama di Polda NTT, Rabu (31/12/2025) malam.
Doa ini sebagai wujud refleksi, empati, dan solidaritas kemanusiaan bagi para korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Tokoh agama yang hadir, Ketua Sinode GMIT Pdt. Samuel B. Pandie, Ketua MUI Provinsi NTT H. Muhammad S. Wongso, Uskup Agung Kupang yang diwakili oleh Romo Leo selaku Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi NTT, Wayan Darmawa serta Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) NTT, Indra Effendy.
Kapolda NTT menegaskan bahwa peringatan malam tahun baru kali ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai momentum perenungan dan kepedulian terhadap sesama.
Baca Juga:"Malam ini kita tidak hanya sekadar merayakan datangnya tahun baru, tetapi juga merenungkan makna kebersamaan, empati, serta solidaritas kemanusiaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa kita," ujar Irjen Pol Rudi Darmoko.
Kapolda NTT menyampaikan bahwa suasana pergantian tahun kali ini terasa berbeda karena sebagian warga sebangsa masih diliputi duka akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Sebagai bangsa yang besar, kita diajak menyambut pergantian tahun dengan penuh empati. Banyak daerah di Indonesia mengurangi pesta kembang api dan menggantinya dengan doa bersama serta aksi solidaritas sebagai bentuk rasa hormat dan kepedulian kepada para korban bencana," lanjutnya.
Ia juga memohon agar Provinsi NTT dijauhkan dari segala musibah serta masyarakat NTT senantiasa hidup rukun, damai, dan sejahtera.
Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menekankan bahwa pergantian tahun merupakan momentum introspeksi dan pembaruan semangat, sekaligus mengajak masyarakat NTT untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Baca Juga:"Mari kita jaga kamtibmas di wilayah Provinsi NTT agar tetap aman dan tenteram, memperkokoh persatuan lintas iman dan suku, serta menjadikan tahun baru ini sebagai awal untuk semakin peduli kepada sesama," tegas Kapolda NTT.
Kapolda juga menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda NTT, untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara profesional.
Kegiatan doa bersama diawali dengan doa yang dipimpin Ketua MUI Provinsi NTT, dilanjutkan perwakilan Keuskupan Agung Kupang, Ketua PHDI Provinsi NTT, Ketua Permabudhi NTT, dan ditutup oleh Ketua Sinode GMIT NTT.
Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional
Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan
824 Anggota Polri Amankan Kunjungan Wapres ke Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao
Apresiasi Prestasi Siswa di Kabupaten TTS, Kapolda NTT Salurkan Bantuan Transportasi