Jumat, 13 Maret 2026

Pensiunan ASN di Sabu Raijua Ditemukan Tewas dengan Kondisi Membusuk dalam Rumah

Imanuel Lodja - Senin, 24 November 2025 10:03 WIB
Pensiunan ASN di Sabu Raijua Ditemukan Tewas dengan Kondisi Membusuk dalam Rumah
ist
Rumah pensiunan ASN di Kabupaten Sabu Raijua yanhmg juga lokasi penemuan jenazah korban yang sudah membusuk

digtara.com -Albert Uly (67), pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sabu Raijua, NTT ditemukan meninggal dengan kondisi membusuk.

Baca Juga:

Korban ditemukan dalam rumahnya di RT 04/RW 02, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua pada Sabtu (22/11/2025).

Saat ditemukan, seluruh tubuh korban sudah dipenuhi belatung/ulat dan mengeluarkan bau kurang sedap.

Korban pertama kali ditemukan oleh Mea Uly (43), yang juga tetangga korban.

Baca Juga:
Kebetulan pada Sabtu pagi, Mea melihat seekor kambing milii korban yang diikat di depan rumah terlilit dan sudah dalam keadaan mati serta menimbulkan bau busuk.

Mea kemudian memberitahukan ke suaminya untuk mengecek pemilik kambing (korban) di rumahnya.

Mea, suaminya dan adik ipar menuju ke rumah korban untuk mengecek keberadaan korban karena sudah hampir empat hari korban tidak datang mengecek kambingnya yang diikat di rumah mereka.

Saat tiba di rumah korban, pintu dan jendela dalam keadaan tertutup dan tercium aroma bau bangkai di sekitar rumah.

Kemudian Mea dan suaminya kembali ke rumah dan mengajak kerabat lain untuk bersama-sama ke rumah korban.

Mereka mengecek keadaan korban. Saat tiba di lokasi rumah korban, rumah dalam keadaan terkunci dan beraroma bau bangkai dari kambing di rumah korban karena ada kambing yang mati.

Baca Juga:
Mea memanggil tetangga depan rumah, Pilus Ly Dali (46) untuk membantu membuka rumah korban untuk mengecek keadaan korban.

Setelah jendela terbuka, mereka masuk ke rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan kaku dengan wajah dan seluruh tubuh sudah dipenuhi belatung/ulat.

Polisi kemudian meminta bantuan tim medis dipimpin dr Julio untuk visum dan pemeriksaan luar.

Kasat Reskrim Polres Sabu Raijua, Iptu Deflorintus M. Wee mengakui kalau hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Julio bahwa tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban

"Tidak ada tanda kekerasan baik kekerasan benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban," ujar Kasat pada Senin (24/11/2025).

Baca Juga:
Korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung.

Korban juga sebelumnya terkena strum/sengatan arus listrik karena di bagian tangan dan dada korban terdapat kehitaman seperti bekas terbakar.

"Korban diduga meninggal kurang lebih empat hari sebelum ditemukan," tandas Kasat.

Pihak keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak mau untuk diproses hukum.

Baca Juga:
"bahwa pihak keluarga sudah membuat surat penolakan otopsi sehingga jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," tandas Kasat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
DPO Polres Sabu Raijua Yang Ditangkap di Sumba Timur Berulang Kali Cabuli Keponakan Hingga Hamil

DPO Polres Sabu Raijua Yang Ditangkap di Sumba Timur Berulang Kali Cabuli Keponakan Hingga Hamil

Sempat Kabur ke Hutan, DPO Polres Sabu Raijua Diamankan Anggota Polres Sumba Timur

Sempat Kabur ke Hutan, DPO Polres Sabu Raijua Diamankan Anggota Polres Sumba Timur

Masalah Anak, Pria di Sabu Raijua Dianiaya Besan Hingga Sekarat

Masalah Anak, Pria di Sabu Raijua Dianiaya Besan Hingga Sekarat

Warga Sabu Raijua Tenggelam dan Meninggal Saat Memancing

Warga Sabu Raijua Tenggelam dan Meninggal Saat Memancing

Sejumlah ASN di Kabupaten Lembata Disanksi, Empat Orang Dipecat

Sejumlah ASN di Kabupaten Lembata Disanksi, Empat Orang Dipecat

Gaji ASN di Kabupaten Kupang Terlambat Dibayar Karena Perampingan OPD

Gaji ASN di Kabupaten Kupang Terlambat Dibayar Karena Perampingan OPD

Komentar
Berita Terbaru