Minggu, 31 Mei 2026

Kasus Siswi SMP Dihamili Paman Kandung Naik Sidik, Polda NTT Segera Panggil Pelaku

Imanuel Lodja - Senin, 10 November 2025 16:45 WIB
Kasus Siswi SMP Dihamili Paman Kandung Naik Sidik, Polda NTT Segera Panggil Pelaku
istimewa
Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi
HK pun memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia menarik paksa korban DK ke kamar tidurnya. Padahal saat itu DK sedang siap-siap ke sekolah.

Baca Juga:

Dibawah ancaman pisau, HK memaksa DK berhubungan badan. "Kalau lu (kamu) melawan maka lu pung (punya) mama akan beta (saya) bunuh," ujar HK saat itu seperti diceritakan DK saat ditemui di kawasan pasar ikan Oeba, Kamis (6/11/2025).

DK pun hanya pasrah sehingga ia rela disetubuhi dan saat itu batal ke sekolah.

Perbuatan bejat sang paman terus berlanjut keesokan harinya. Petang hari, sang paman menyelinap ke kamar korban dan memaksa korban berhubungan badan.

Baca Juga:
Mulai saat itu, DK pun menjadi korban pemerkosaan sang paman dan selalu dengan ancaman memakai pisau.

DK mengaku tidak bisa melawan karena takut dengan ancaman pamannya.

Hingga akhirnya DK hamil. Namun DK yang masih lugu dan polos tidak menyadari kalau ia sedang hamil.

DK pun tetap melayani keinginan sang paman berhubungan badan padahal saat itu ia sudah hamil dengan usia kandungan dua bulan.

Karena sakit, DK pun tidak masuk sekolah selama satu minggu. Ia merasa pusing, mual dan sering muntah-muntah. Awalnya dia berpikir kalau ia masuk angin atau sakit demam.

DK baru mengetahui kalau ia hamil setelah dipanggil oleh N, salah satu guru bimbingan konseling di sekolahnya.

Baca Juga:
Guru menanyakan alasan DK bolos sekolah selama satu pekan. DK beralasan kalau ia sakit dan menceritakan gejala sakit serta keluhan yang dialami selama satu pekan belakangan.

Guru curiga dan kemudian membantu memeriksakan kesehatan DK di Puskesmas dan ternyata DK hamil dengan usia kandungan 10 minggu.

DK kemudian memutuskan tidak melanjutkan sekolahnya. Ia kemudian mengadu kepada ibu kandungnya.

DK memilih pulang ke ibunya di Rusun hingga ia melahirkan anak laki-laki yang saat ini sudah berusia satu tahun tiga bulan.

Ibu dan kerabat DK meminta pertanggungjawaban HK namun HK menyangkal dan mengelak.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Propam Polda NTT Bersih-bersih Pantai Pasir Panjang

Propam Polda NTT Bersih-bersih Pantai Pasir Panjang

Polda NTT Antisipasi Kejahatan Jalanan Melalui Patroli Gabungan

Polda NTT Antisipasi Kejahatan Jalanan Melalui Patroli Gabungan

Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Bos Perusahaan Tersangka Kasus TPPO Diserahkan Penyidik Ditres PPA dan PPO Polda NTT ke Kejaksaan

Bos Perusahaan Tersangka Kasus TPPO Diserahkan Penyidik Ditres PPA dan PPO Polda NTT ke Kejaksaan

Komentar
Berita Terbaru