Kasus Siswi SMP Dihamili Paman Kandung Naik Sidik, Polda NTT Segera Panggil Pelaku
Baca Juga:
DK pun hanya pasrah sehingga ia rela disetubuhi dan saat itu batal ke sekolah.
Perbuatan bejat sang paman terus berlanjut keesokan harinya. Petang hari, sang paman menyelinap ke kamar korban dan memaksa korban berhubungan badan.
Baca Juga:Mulai saat itu, DK pun menjadi korban pemerkosaan sang paman dan selalu dengan ancaman memakai pisau.
DK mengaku tidak bisa melawan karena takut dengan ancaman pamannya.
Hingga akhirnya DK hamil. Namun DK yang masih lugu dan polos tidak menyadari kalau ia sedang hamil.
Karena sakit, DK pun tidak masuk sekolah selama satu minggu. Ia merasa pusing, mual dan sering muntah-muntah. Awalnya dia berpikir kalau ia masuk angin atau sakit demam.
DK baru mengetahui kalau ia hamil setelah dipanggil oleh N, salah satu guru bimbingan konseling di sekolahnya.
Baca Juga:Guru menanyakan alasan DK bolos sekolah selama satu pekan. DK beralasan kalau ia sakit dan menceritakan gejala sakit serta keluhan yang dialami selama satu pekan belakangan.
Guru curiga dan kemudian membantu memeriksakan kesehatan DK di Puskesmas dan ternyata DK hamil dengan usia kandungan 10 minggu.
DK kemudian memutuskan tidak melanjutkan sekolahnya. Ia kemudian mengadu kepada ibu kandungnya.
Ibu dan kerabat DK meminta pertanggungjawaban HK namun HK menyangkal dan mengelak.
Baca Juga:
Ungkap Fakta Baru, Kuasa Hukum Terlapor Dugaan Intimidasi Minta Polda NTT Kloning Handphone Dokter Icha
Polres Sumba Barat Daya Amankan Dua Pelaku Pembunuhan
Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi
Tidak Intimidasi Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Sebut Hanya Diskusi Soal Penanganan Pasien
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota