Anggota Polri Penganiaya Warga Ende Diamankan Di Polda NTT, Polda NTT Pastikan Dua Pekan Kedepan Sudah Digelar Sidang Kode Etik
digtara.com -Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan belasungkawa dan dukacita yang mendalam atas kejadian penganiayaan yang menyebabkan Paulus Pende alias Adi meninggal dunia di Kabupaten Ende.
Baca Juga:
Kabid menegaskan kalau pihaknya melakukan penegakan hukum secara transparan dan profesional.
Disebutkan kalau proses bagi oknum anggota Bripda OPA alias Oschar, anggota Polres Ende tunduk pada peradilan umum dan kode etik kepolsiian.
Baca Juga:Berkaitan dengan itu, sejak akhir pekan lalu, Bripda OPA (23) sudah diamankan di Polda NTT.
"(Bripda OPA) Sudah dibawa dari Ende dan diamankan di Polda NTT," tandas Kabid.
Kabid menegaskan bahwa dalam dua minggu kedepan akan dilakukan sidang kode etik dan penegakan hukum dengan peradilan umum.
Terkait dengan kejadian ini, Polda NTT gencar menertibkan miras sehingga kejadian tersebut tidak terulang lagi dan situasa serta kondisi di NTT tetap kondusif.
Kapolda NTT juga sudah memerintahkan Kasatwil untuk menindak tegas anggota Polri yang mabuk-mabukan sesuai kode etik Polri.
Baca Juga:Pihaknya juga memastikan bahwa seluruh proses dilakukan secara transparan dan bebas dari intervensi.
Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi
Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka
Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air
Jadi Tersangka, Piche Kotta Mengaku Tidak Pernah Terlibat Kasus Pencabulan Dan Hargai Proses Hukum
Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam