Kamis, 08 Oktober 2026

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Imanuel Lodja - Senin, 23 Februari 2026 11:37 WIB
Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air
ist
Aparat kepolisian membersihkan material pasca hujan lebat

digtara.com -Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Hujan intensitas tinggi di wilayah perbatasan RI- Timor Leste ini membuat sejumlah rumah warga di dusun Boe, Desa Bauho, kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu terendam banjir.

Selain merendam rumah warga di dusun Boe, meluapnya sungai Baukama mengakibatkan lahan pertanian milik warga tergenang banjir.

Air bercampur lumpur menggenangi badan jalan raya sehingga membuat akses menuju perbatasan RI-RDTL lumpuh total.

Baca Juga:
Kapolsek Tasifeto Timur Resor Belu, Ipda Yusran dan anggota langsung menggelar patroli di lokasi tersebut

Meski dalam kondisi hujan gerimis, aparat kepolisian langsung bergerak mengimbau para pengendara untuk melalui jalan alternatif guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Upaya mempercepat pemulihan pasca bencana banjir juga dilakukan Kapolsek bersama anggota yang fokus membersihkan badan jalan yang sebelumnya tidak dapat dilalui pengendara karena tertutup material banjir.

Bersama Tim siaga bencana alam dari unsur BPBD Kabupaten Belu dan petugas Damkar serta dibantu masyarakat setempat, aparat Polsek Tasifeto Timur berjibaku membereskan material seperti pasir, lumpur, batu hingga sampah yang memenuhi jalan raya yang menghubungkan kecamatan Tasifeto Timur dengan empat kecamatan lainnya di kabupaten Belu.

Aksi tanggap bencana alam yang dilakukan hingga pukul 23.00 wita malam membuat arus lalu lintas kembali normal dan lancar.

Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa melalui Kapolsek Tasifeto Timur, Ipda Yusran mengungkapkan langkah ini adalah bentuk kesigapan Polri dan pemerintah daerah dalam memulihkan fasilitas umum pasca bencana.alam serta memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Baca Juga:
"Yang kita lakukan ini untuk mengembalikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan akibat jalan licin dan terhalang material," ujar Kapolsek.

Ruas jalan raya ini sangat vital karena menghubungkan empat kecamatan yang berbatasan dengan negara Timor Leste yakni kecamatan Lasiolat, Lamaknen, Lamaknen Selatan dan Raihat.

Beberapa pengendara yang mencoba melintas di ruas jalan terjatuh karena jalanan yang licin dan berlumpur.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Komentar
Berita Terbaru