Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 8 Oktober 2025
digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp16.560 hingga Rp16.600 pada perdagangan hari ini, Rabu (8/10/2025).
Baca Juga:
- Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global
- Nilai Tukar Rupiah 13 April 2026 Ditutup di Rp17.100 per Dolar AS, Bergerak Fluktuatif di Tengah Tekanan Global
- Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed
Sejumlah mata uang Asia juga menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Di antaranya, dolar Taiwan naik 0,27%, peso Filipina menguat 0,39%, rupee India naik 0,05%, dan yuan China menguat tipis 0,01%.
Namun, beberapa mata uang Asia lainnya justru tertekan. Dolar Hong Kong melemah 0,01%, dolar Singapura turun 0,04%, won Korea Selatan terkoreksi 0,11%, sementara baht Thailand mengalami pelemahan lebih dalam yakni 0,31%.
Baca Juga:Sentimen Global dan Domestik
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah kali ini tidak lepas dari kombinasi faktor eksternal dan internal.
Dari sisi global, pasar tengah mencermati perkembangan penutupan sebagian pemerintahan Amerika Serikat (government shutdown) yang kini telah memasuki hari keenam. Kondisi ini terjadi setelah negosiasi antara Kongres dan pemerintah gagal mencapai kesepakatan anggaran pada akhir pekan lalu, menyebabkan sejumlah lembaga federal berhenti beroperasi.
"Penurunan cadangan devisa ini antara lain disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan BI di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi," ujar Ibrahim, Selasa (7/10/2025).
Lebih lanjut, BI mencatat bahwa posisi cadangan devisa tersebut masih mampu membiayai 6,2 bulan impor atau 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas ambang batas kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketahanan eksternal Indonesia tetap solid, sehingga dapat mendukung stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.
Baca Juga:Dengan memperhitungkan seluruh sentimen tersebut, Ibrahim memperkirakan nilai tukar rupiah berpotensi ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (8/10/2025).
Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global
Nilai Tukar Rupiah 13 April 2026 Ditutup di Rp17.100 per Dolar AS, Bergerak Fluktuatif di Tengah Tekanan Global
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi