Belasan Siswa SD Inpres Liliba-Kupang Keracunan Usai Konsumsi MBG
digtara.com -Program layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kupang, NTT kembali 'makan' korban.
Baca Juga:
Rabu (24/9/2025), belasan siswa SD Inpres Liliba, Kota Kupang keracunan usai mengkonsumsi menu MBG yang dibagikan.
Mereka mengkonsumsi menu MBG yang disiapkan SPPGG Kayu Putih, Kota Kupang.
Kepala sekolah SD Inpres Liliba, John Tukan mengaku kalau siswa di sekolahnya mulai mengkonsumsi menu MBG sekitar pukul 12.30 Wita.
Satu jam kemudian, atau sekitar pukul 13.40 Wita, siswa - siswi kelas V yang sementara mengikuti pelajaran TIK mengeluh sakit pada perut, merasa pusing dan hendak muntah.
Siswa yang keracunan srbanyak11 orang terdiri dari tujuh orang siswi dan empat orang siswa.
Mereka rata-rata memiliki keluhan yang sama yakni pusing, mual, sakit perut dan muntah.
Para guru kemudian membawa siswa-siswi menggunakan mobil ke rumah sakit Leona Kota Kupang untuk mendapatkan pertolongan.
Kepala Sekolah mengakui kalau petugas MBG mengantarkan makanan sekitar pukul 10.00 Wita untuk siswa yang sekolah siang.
Diakui kalau menu sayur mengeluarkan aroma yang tidak sedap dan minuman kemasan susu yang pada saat diminum tenggorokan terasa panas dan terasa mual.
Diduga siswa SD Inpres Liliba pasca mengkonsumsi menu MBG terkontaminasi mikrobiologis atau kerusakan makanan dan kemungkinan penggunaan bahan makanan kadaluwarsa.
Setiap hari, siswa mendapatkan layanan MBG dari dapur SPPG Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang yang dikelola Wanda Wulandari.
Lurah Liliba, Viktor Makoni pun langsung ke sekolah dan ke rumah sakit mengecek kondisi dan keadaan 11 siswa.
ASN di Kupang-NTT Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal
Bayi Temuan Warga Dalam Hutan Dirawat Intensif, Polisi Selidiki Pelaku Buang Bayi
Bayi Perempuan Dalam Kardus Ditemukan Dalam Hutan
14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM
Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD NTT, Dokter dan Nakes di Kupang Minta Pecat Tiga Anggota DPRD TTU