Selasa, 06 Oktober 2026

Polda NTT Amankan Dua Warga Sulawesi Terkait Kasus BBM

Imanuel Lodja - Rabu, 03 September 2025 15:57 WIB
Polda NTT Amankan Dua Warga Sulawesi Terkait Kasus BBM
ist
Kapolda NTT didampingi Dirreskrimsus, Kabid Humas dan Kabid Propam Polda NTT menjelaskan soal pengungkapan kasus BBM yang ditangani Polda NTT, Rabu (3/9/2025)

digtara.com - Dua warga asal Sulawesi diamankan Polda NTT terkait tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disubsidi pemerintah.

Baca Juga:

Mereka yang diamankan masing-masing HK (34), warga Sulawesi Tengah yang merupakan nahkoda kapal SPOB Sisar Matiti 01.

Ia bertindak sebagai pihak yang mengecek jumlah BBM yang masuk ke kapal dan mengisi BBM ke kapal Phinisi;

Juga diamankan SF (25), warga Maros-Sulawesi Selatan selaku Kepala Kamar Mesin (KKM).

SF bertindak sebagai penghubung untuk mengecek jumlah BBM yang masuk ke kapal SPOB Sisar Matiti 01 dan merekrut semua awak kapal.

Keduanya diamankan pada Sabtu, 2 Agustus 2025 di wilayah perairan Labuan Bajo-Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Kasus ini ditangani penyidik Subdit IV/Ditreskrimsus Polda NTT sesuai laporan polisi nomor LP/A/3/VIII/2025/SPKT Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Timur, tanggal 3 Agustus 2025.

Laporan polisi ini diikuti surat perintah penyidikan nomor SP.Sidik/264/VIII/2025/Ditreskrimsus, tanggal 3 Agustus 2025 dan Surat Pemberitahuan dimulainya Penyidikan nomor SPDP/10/VIII/RES.5/2025/Ditreskrimsus tanggal 5 Agustus 2025.

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko didampingi Direktur Reskrimsus, Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan. Kabid Humas, Kombes Pol Henry Novika Chandra dan Kabid Propam, AKBP Muhamad Andra Wardhana dj Mapolda NTT, Rabu (3/9/2025) menyebutkan kalau kasus tersebut menjadi bukti keseriusan jajaran Polda NTT dalam menindak tegas oknum-oknum yang berusaha mencari keuntungan pribadi dengan cara melawan hukum.

"Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, serta Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Polda NTT berkomitmen menjaga agar BBM bersubsidi tepat sasaran, sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi pihak yang mencoba menyalahgunakannya," tegas Kapolda.

Direktur Reskrimsus Polda NTT, Kombes Pol Hans R. Irawan menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan adanya transaksi ilegal BBM di wilayah perairan Labuan Bajo.

Penyelidikan kemudian mengarah pada kapal SPOB (Self Propelled Oil Barge) Sisar Matiti yang dicurigai mengangkut solar bersubsidi.

Pada 2 Agustus 2025, tim Ditreskrimsus melakukan penindakan dan mengamankan kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan BBM jenis biosolar sebanyak 180.000 liter di dalam kapal.

Padahal, seharusnya terdapat 220.000 liter, artinya sudah sekitar 40.000 liter yang dijual secara ilegal pada periode Maret–Juni 2025.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Wakapolda NTT Tegaskan Sinergitas TNI-Polri untuk Jaga Keutuhan NKRI

Wakapolda NTT Tegaskan Sinergitas TNI-Polri untuk Jaga Keutuhan NKRI

Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Kapolsek Alak Berganti, Kapolresta Kupang Kota Ingatkan Soal Amanah Tugas Dan Kepentingan Masyarakat

Kapolsek Alak Berganti, Kapolresta Kupang Kota Ingatkan Soal Amanah Tugas Dan Kepentingan Masyarakat

Berprestasi, Puluhan Anggota Polri di Polda NTT Dapat Penghargaan Kapolda NTT

Berprestasi, Puluhan Anggota Polri di Polda NTT Dapat Penghargaan Kapolda NTT

Pulang Bawa Medali Emas dan Perak, Kapolda NTT Apresiasi Tim Taekwondo Binaan Dirkrimsus Kombes FX Irwan Arianto

Pulang Bawa Medali Emas dan Perak, Kapolda NTT Apresiasi Tim Taekwondo Binaan Dirkrimsus Kombes FX Irwan Arianto

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Bagi Anak Sekolah dan Warga di Kelurahan Belo-Kota Kupang

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Bagi Anak Sekolah dan Warga di Kelurahan Belo-Kota Kupang

Komentar
Berita Terbaru