Kamis, 12 Maret 2026

Tiga Hari Mengapung di Laut, Nelayan Asal Kupang Ditemukan Selamat di Perairan Rote Ndao

Imanuel Lodja - Selasa, 05 Agustus 2025 18:42 WIB
Tiga Hari Mengapung di Laut, Nelayan Asal Kupang Ditemukan Selamat di Perairan Rote Ndao
ist
Tim medis Puskesmas Oehun Rote Ndao memberikan penanganan medis terhadap nelayan asal Kupang yang ditemukan selamat di perairan Rote Ndao setelah terapung tiga hari

digtara.com -Damianus Algunares Liu (20), nelayan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan dalam keadaan selamat oleh Magas (30), nelayan asal Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga:

Damianus ditemukan pada Selasa (5/8/2025) di perairan bagian selatan Rote Ndao dalam keadaan mengapung pada sebuah box ikan.

Anggota Polsek Rote Timur kemudian membantu mengevakuasi, kemudian membawa korban ke Puskesmas Oehun untuk pengecekan kondisi tubuh dan memperoleh penanganan kesehatan.

Magas dalam keterangannya mengaku kalau pada Selasa (5/8/2025) pagi sekitar pukul 09.00 Wita, ia hendak pulang melaut di rumpon 38 mill.

Magas penasaran saat melihat benda terapung di tengah laut.

Karena penasaran, ia lalu mendekati benda tersebut dan ternyata menemukan seorang laki - laki masih hidup berpegangan pada box ikan.

Magas pun menolong Damianus dan membawa pulang ke rumahnya di Dusun Tanjung Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao.

Korban Damianus sendiri mengaku kalau ia dan enam rekan nelayan melaut sejak Rabu (30/7/2025).

Mereka berangkat dan melaut menggunakan satu unit perahu motor dari pelabuhan Oeba, Kota Kupang dengan tujuan mencari ikan di rumpon 38 mill.

Kemudian pada Sabtu, 2 Agustus 2025 sekira pukul 03.00 wita terjadi angin kencang dan gelombang tinggi sehingga menyebabkan perahu mereka tenggelam.

Seluruh penumpang memilih melompat ke laut dan terpisah.

Beruntung korban Damianus dapat mengapung menggunakan box ikan.

Setelah tiga hari mengapung dengan modal box ikan, korban kemudian ditemukan dalam kondisi selamat.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono membenarkan kejadian ini.

"Korban Damian tidak mengetahui bagaimana nasib dan kondisi enam nelayan yang lain," uajr Kapolres pada Selasa (5/8/2025) petang.

Kapolres pun langsung berkoordinasi dengan Basarnas Kupang untuk membantu pencarian.

Kapolres juga mengerahkan anggota untuk membantu menyebarkan berita tersebut kepada nelayan pesisir agar turut membantu pencarian terhadap korban yang belum diketahui keberadaannya.

"Kita berusaha mencari enam nelayan lainnya dan sudah koordinasi dengan Basarnas," tandaa Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Puluhan Ekor Paus Mati, Brimob Polda NTT Bantu Evakuasi dan Kubur Bangkai Paus

Puluhan Ekor Paus Mati, Brimob Polda NTT Bantu Evakuasi dan Kubur Bangkai Paus

Rajut Kebersamaan, Polsek Rote Timur Berbagi Kasih di Masjid Al Muhajirin

Rajut Kebersamaan, Polsek Rote Timur Berbagi Kasih di Masjid Al Muhajirin

Terjebak di Perairan Dangkal, Enam Ekor Paus Pilot Diselamatkan dan Empat Ekor Mati

Terjebak di Perairan Dangkal, Enam Ekor Paus Pilot Diselamatkan dan Empat Ekor Mati

Terdampar di Perairan Rote Ndao, Segerombolan Ikan Paus Pilot Diselamatkan Polisi

Terdampar di Perairan Rote Ndao, Segerombolan Ikan Paus Pilot Diselamatkan Polisi

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Komentar
Berita Terbaru