Minggu, 11 Januari 2026

Puluhan Siswa Dari Sejumlah SMA di Kabupaten Sumba Barat Daya Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG

Imanuel Lodja - Rabu, 23 Juli 2025 19:01 WIB
Puluhan Siswa Dari Sejumlah SMA di Kabupaten Sumba Barat Daya Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG
ist
Puluhan Siswa Dari Sejumlah SMA Di Kabupaten Sumba Barat Daya Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG

digtara.com -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali 'makan' korban.

Baca Juga:

Jika pada Selasa (22/7/2025), ratusan siswa SMPN 8 Kota Kupang dilarikan ke rumah sakit diduga karena MBG maka pada Rabu (23/7/2025), sekitar 75 siswa dari berbagai SMA di Kabupaten Sumba Barat Daya juga dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

75 siswa dan siswi SMA ini menjalani perawatan medis di RS Karitas Weetabula, RSUD Reda Bolo dan Puskesmas Radamata.

Mereka diduga keracunan makanan karena keluhan yang sama pasca mengkonsumsi menu dari MBG yang disiapkan.

MBG bagi siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Sumba Barat Daya disediakan dan didistribusikan oleh Yayasan Ronita Peduli Sosial, Kabupaten Sumba Barat Daya.

75 siswa dan siswi yang diduga terkena dampak keracunan makanan merupakan siswa dari beberapa sekolah SMA di Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Rabu, 23 Juli 2025 sekitar pukul 11.00, siswa dan siswi SMAN 1 Tambolaka, Kecamatan Kota Tambolaka menikmati makan siang gratis yang dibagikan.

Mereka menyantap makanan pada jam istirahat. Menu yang tersedia dalam makan siang tersebut yakni nasi, ikan goreng tepung, tempe goreng dan sayur.

Pasca menyantap menu yang ada, beberapa siswa dan siswi merasakan bibir gatal-gatal, pusing, mata merah dan mual sehingga pihak sekolah segera membawa para siswa ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut.

Kondisi yang sama dirasakan beberapa siswa di sekolah lain yang juga mendapatkan distribusi makanan dari SPPG yang sama.

Aparat kepolisian Polres Sumba Barat Daya kemudian turun tangan. Polisi mendatangi dapur MBG Omba Lunda milik Yayasan Ronita Peduli Sosial, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pihak pengelola menyediakan menu untuk Rabu (23/7/2025) berupa ikan cakalang goreng tepung, tempe goreng, sayur sop dan jeruk.

Bahan mentah ikan disimpan dalam freezer dengan suhu 16° c selama sekitar delapan jam sebelum diolah. Sedangkan bahan mentah lain yakni tempe dan sayur disimpan dalam lemari pendingin.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Satu Lagi SPPG 3T di Kabupaten TTU Diresmikan, Total Tujuh SPPG Polri Layani 4.033 Penerima MBG

Satu Lagi SPPG 3T di Kabupaten TTU Diresmikan, Total Tujuh SPPG Polri Layani 4.033 Penerima MBG

Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi

Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi

Sumba Barat Daya dan Sabu Raijua, Daerah dengan IPM Terendah di NTT

Sumba Barat Daya dan Sabu Raijua, Daerah dengan IPM Terendah di NTT

Warga Sumba Barat Daya Tewas Disambar Petir

Warga Sumba Barat Daya Tewas Disambar Petir

Belasan Pelajar SD dan PAUD di Kabupaten TTU Keracunan MBG

Belasan Pelajar SD dan PAUD di Kabupaten TTU Keracunan MBG

Komentar
Berita Terbaru