Dinkes Kabupaten Kupang Cek Dugaan Menu MBG Berulat
digtara.com -Bupati Kupang, Yosef Lede langsung merespon dugaan adanya ulat/belatung dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga:
"(Pengelola) sudah dipanggil," ujar bupati Kupang dalam keterangannya pada Rabu (25/2/2026).
Dinas kesehatan juga sudah turun ke sekolah dan Posyandu yang menu MBG nya bermasalah.
Baca Juga:Selain itu, petugas Dinas Kesehatan juga langsung mendatangi SPPG yang mengelola dan bertanggungjawab atas layanan MBG di lokasi tersebut.
Bupati Kupang mengaku masih menunggu laporan terkait kasus ini dan upaya penyelesaian.
Sebuah video viral di media sosial terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kupang, NTT.
Video berdurasi sekitar 40 detik tersebut menyebar cepat di berbagai platform media sosial dan memicu kekhawatiran luas masyarakat terkait standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
Dalam rekaman itu, seorang ibu memperlihatkan isi kotak makanan sambil menyoroti potongan daging yang diduga mengandung belatung.
Baca Juga:"Ini lihat ulat semua di daging. Anak-anak makan ini," terdengar suara perekam dalam video yang kini ramai diperbincangkan warganet.
Narasi dalam video menyebutkan bahwa paket makanan tersebut tidak hanya didistribusikan ke SD Negeri Nekon, tetapi juga ke Posyandu Oebaha di Desa Tornaku, Kabupaten Kupang.
Viralnya dugaan daging berulat dalam program MBG menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan kualitas makanan sebelum didistribusikan.
Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan dan mendesak penyelenggara program untuk meningkatkan pengawasan terhadap kualitas dan kelayakan makanan.
Baca Juga:
Dukung MBG, Wakapolda NTT Tinjau SPPG Polda NTT
Diduga Terlibat Proyek Dapur MBG, Anggota DPRD Kabupaten TTU Dilaporkan ke Badan Kehormatan
Kepala BGN Ditahan, Pemuda Muhammadiyah NTT Minta Kejaksaan Audit Pengelola MBG di NTT
Manfaatkan Hari Libur, Kakanwil Ditjenpas NTT Pantau Pembangunan Dapur MBG di Lapas Waingapu
Viral Siswa di Kabupaten TTS Sisihkan Daging MBG Untuk Ayahnya, Kapolda NTT Turun Tangan Beri Bantuan