Dukung MBG, Camat Wajibkan Tiap Keluarga di TTU-NTT Tanam Pohon Pisang
digtara.com -Pemerintah Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menerapkan kebijakan inovatif di tingkat masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sejak 2025,
Baca Juga:
Jenis pisang yang diutamakan adalah pisang cavendish dan pisang susu, yang dipilih karena mudah dibudidayakan, produktif, serta kaya nutrisi sebagai sumber buah pendukung menu bergizi.
Camat Musi, Aloysius Neno menyampaikan kebijakan ini secara langsung di Kantor Camat Musi pada Selasa, 17 Februari 2026.
Baca Juga:Menurutnya, inisiatif ini terinspirasi dari pengalaman sebelumnya saat menjabat sebagai Camat Insana Tengah, dimana pasokan sayur dan buah sering kali tidak mencukupi dan harus didatangkan dari daerah lain.
"Lahan kita sangat luas dan potensial untuk ditanami berbagai jenis buah serta sayuran. Jangan sampai kita terus bergantung pada pasokan luar, padahal potensi sudah ada di depan mata," tegas Aloysius Neno.
Sebagai langkah awal, Camat Aloysius telah melakukan sosialisasi intensif selama satu minggu terakhir melalui kunjungan ke enam desa di wilayah Kecamatan Musi.
Pada Maret 2026, tim kecamatan berencana melakukan pemeriksaan lapangan langsung untuk memantau kesiapan lahan masyarakat serta memastikan penanaman berjalan sesuai target.
Meskipun pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Musi masih dalam tahap proses, Camat Aloysius optimistis bahwa gerakan tanam pisang massal ini akan menjadi fondasi penting dalam menjamin pasokan buah dan sayur lokal untuk kebutuhan SPPG.
Baca Juga:
Manfaatkan Hari Libur, Kakanwil Ditjenpas NTT Pantau Pembangunan Dapur MBG di Lapas Waingapu
Empat Bangunan Pondok Rumput Laut di Sabu Raijua Terbakar
Viral Siswa di Kabupaten TTS Sisihkan Daging MBG Untuk Ayahnya, Kapolda NTT Turun Tangan Beri Bantuan
Diduga Akibat Kontaminasi Bakteri, Dugaan Keracunan MBG di Kabupaten TTS Jadi KLB
Bukan Hanya Siswa, Guru Dan Pegawai SD GMIT Panite dan SMA Negeri 1 Panite Pun Jadi Korban MBG